Suara.com - Kementerian Dalam Negeri Afghanistan di bawah pemerintahan Taliban mengumumkan pada Selasa (5/10/2021) bahwa Afghanistan akan kembali mengeluarkan paspor untuk warganya.
Melansir dari CNN, Rabu (6/10/2021), penerbitan paspor akan kembali dibuka usai ditangguhkan sebelumnya sejak Taliban menguasai Kabul hampir dua bulan lalu.
Juru bicara kementerian Qari Saeed Khosti mengatakan, akan memberi pemohon dokumen yang secara fisik identik dengan yang dikeluarkan oleh pemerintah sebelumnya yang mengeluarkan paspor atas nama Republik Islam Afghanistan.
Menurut Khosti, semua pegawai wanita bagian paspor telah diminta untuk kembali bekerja. Kementerian lain telah memberi tahu karyawan wanita untuk tetap di rumah, sementara pengaturan kerja baru ditetapkan.
Kantor Berita Reuters mengutip ucapan kepala pejabat kantor paspor Alam Gul Haqqani yang mengatakan mereka akan menerbitkan antara 5.000 dan 6.000 paspor sehari.
Staf perempuan juga akan dipekerjakan kembali untuk menangani pemrosesan dokumen warga negara perempuan.
Taliban diketahui menguasai ibukota Afghanistan Kabul pada pertengahan Agustus 2021. Ribuan orang berbondong-bondong ke bandara kota untuk mencoba keluar dari Afghanistan saat negara dikuasai oleh Taliban.
Penguasa baru Afghanistan mengizinkan Amerika Serikat dan sekutunya untuk menerbangkan warganya serta beberapa warga Afghanistan dengan visa imigran ke luar negeri.
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya evakuasi besar-besaran hingga akhirnya menyebabkan kondisi kacau balau.
Baca Juga: Gelontorkan Uang Demi Hancurkan ISIS di Kabul, Dari Mana Saja Sumber Dana Taliban?
Meski Taliban sempat tidak mengizinkan warganya untuk pergi ke bandara pada 24 Agustus lalu, kini Taliban mencoba mengeluarkan paspor kembali untuk warganya yang menandakan penerbangan kembali dibuka.
Penerbangan Pakistan International Airlines (PIA) pada Senin (13/9/2021) diketahui adalah penerbangan pertama yang mendarat di Afghanistan sejak penarikan terakhir pasukan AS.
Selain itu, lebih dari 100 warga AS dan pemegang kartu hijau, serta sembilan pemegang visa imigran khusus, dievakuasi dari Afghanistan melalui penerbangan charter pribadi pada 28 September lalu. (Jacinta Aura Maharani)
Berita Terkait
-
Gelontorkan Uang Demi Hancurkan ISIS di Kabul, Dari Mana Saja Sumber Dana Taliban?
-
Taliban Nunggak Bayar Tagihan Listrik, Kota Kabul Terancam Blackout
-
Klaim Taliban Bongkar Markas ISIS di Afghanistan
-
Teror Penembakan di Afghanistan, 3 Orang Tewas Termasuk Seorang Wartawan
-
Bandingkan dengan Taliban, Donald Trump Minta Akun Twitternya Dipulihkan
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Pakai NIK, Cata Mudah Cek Bansos dan Desil DTSEN
-
IHR: Ndarboy Terkejut! IHR Jateng Derby 2026 Diserbu 37.000 Penonton
-
Buron Internasional! Dua Mantan Petinggi PT Pelita Cengkareng Paper Masuk Red Notice Interpol
-
Anggota DPR Dorong 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK Demi Keadilan Pendidikan
-
Geger Data Militer Israel, 1 Tentara IDF Disebut Berstatus WNI di Tengah 50 Ribu Personel Asing
-
Pandu Negeri Soroti Kesejahteraan Guru dari Rumah Masa Kecil Ki Hadjar Dewantara
-
Siapa Aipda Dianita Agustina? Polwan yang Terseret Skandal Koper Narkoba AKBP Didik Putra Kuncoro
-
ICW Sebut Wacana Jokowi Kembalikan UU KPK 2019 sebagai Upaya 'Cuci Tangan'
-
Gus Falah Bongkar Standar Ganda Jokowi Soal UU KPK: Wujud 'Cuci Tangan'
-
BPBD DKI Jakarta Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Siaga 1620 Februari