"Diperdalam lagi ngajinya neng!" lanjutnya.
Pria tersebut bahkan kembali masuk ke toko dan meminta karyawan untuk mengambil Al-Quran. Pria tersebut mengaku hendak memberi bimbingan mengaji.
"Iya pak habis ini kita ngaji bareng-bareng," ujar karyawan.
"Bisa saya bimbing sekarang? Silahkan ambil Quran kita ngaji bareng," ujar pria peminta sumbangan.
Mendengar hal itu, beberapa karyawan lantas menyanggah. Mereka mengaku akan mengaji bersama sesama karyawan saja.
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka berdebat soal sikap karyawan dan pria peminta sumbangan.
"Intinya kalau memang buat amal nggak akan maksa, kalau maksa itu bukan amal tapi malak," komentar salah seorang warganet.
"Zaman sekarang emang susah buat bedain mana yang beneran untuk sedekah, mana yang untuk kepentingan pribadi," sahut warganet lain.
Baca Juga: Celana Dalam Warna-warni Berserakan di Gunung Sangga Buana, Warganet: Syarat Nyari Ilmu
"Bapaknya yang kurang ngaji, sedekah itu nggak dipaksa Pak, kalau dipaksa namanya malak," tulis salah satu warganet.
"Masih bingung salahnya di mana? Bapaknya sopan dan tidak memaksa. Kalau memang dia sering datang untuk minta sumbangan kenapa tidak lapor RT/RW?" ujar warganet lain.
Video lain yang mungkin terlewatkan:
Berita Terkait
-
Viral, Motor Ugal-ugalan Bonceng Tiga di Jalan Raya Cianjur-Bandung, Netizen Bereaksi
-
Usung Konsep Jualan yang Lagi Viral, Warmindo Ini Malah Sepi Pelanggan
-
Umur 27 Tahun Sudah Dipanggil Simbah, Warganet Heran
-
Pohon Pisang Bertandan dan Berjantung Empat Gemparkan Warga Banjarnegara, Ini Wujudnya!
-
Celana Dalam Warna-warni Berserakan di Gunung Sangga Buana, Warganet: Syarat Nyari Ilmu
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
Terkini
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!
-
Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi
-
Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?
-
Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli
-
Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta
-
ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun
-
Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi
-
Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan