Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI fraksi Gerindra, Habiburokhman, menerima aduan dari Forum Umat Islam Banten (FUIB) dan pengacara dua eks pentolan FPI Habib Rizieq Shibab serta Munarman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/10/2021).
Aduan yang dimaksud berkaitan dengan permasalahan hukum Habib Rizieq Shihab di RS UMMI, dugaan pelanggaran HAM tewasnya 6 Laskar FPI dan kasus baiat terorisme yang menimpa Munarman.
Habibur mengklaim dirinya akan membawa aduan tersebut ke dalam rapat-rapat kerja Komisi III dengan mitra terkait. Termasuk akan mempertanyakan kemungkinan pemberian remisi, asimilasi terhadap Habib Rizieq.
Habibur awalnya menyampaikan bahwa aduan yang diterimanya terkait dengan hal yang dirasa tidak adil yakni pertama soal kasus dugaan baiat terorisme terhadap Munarman.
"Misal Pak Munarman yang proses penangkapannya dipertanyakan, lalu dipertanyakan juga kapan persidangannya, nah kita tentu nanti denan pihak terkait akan mempertanyakan bagaimana sih proses penangkapannya, lalu sejauh mana, kan ini sudah cukup lama Pak Munarman ini sudah 7 bulan, updatenya seperti apa," kata Habiburokhman ditemui usai pertemuan.
"Harusnya kan kalau diproses peradilan lebih cepat lebih abik, lebih cepat mendapatkan keadilan orang tersebut. Jadi kita akan tanyakan juga," sambungnya.
Kemudian aspirasi yang diterima juga berkaitan dengan pengadilan kasus tewasnya 6 laskar FPI.
Menurutnya, para ulama dan keluarga laskar menyesalkan saksi-saksi dari pihaknya tidak dihadirkan atau dipilih oleh jaksa penuntut umum (JPU).
Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu juga mengaku akan menindaklanjuti aspirasi terkait dengan proses hukum terhadap Habib Rizieq di kasus RS UMMI. Habibur mengaku akan mempertanyakan jaminan hingga kemungkinan remisi atau asimilasi terhadap Rizieq.
Baca Juga: Para Pemangku Kepentingan Diminta Selamatkan Garuda Indonesia
"Tentu kami tidak akan intervensi masalah hukumnya, persidangannya, tapi hak-hak beliau apa misal mendapat remisi, asimilasi dan sebagainya kemudian jaminan keselamatan beliau, itu kami akan pertanyakan tentang beliau kepada mitra-mitra kami terkait ya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Ungkit Kriminalisasi hingga Cap Teroris, Ulama Banten dan Kubu HRS-Munarman Ngadu ke DPR
-
Para Pemangku Kepentingan Diminta Selamatkan Garuda Indonesia
-
Oknum Anggota DPR Diduga Dilaporkan ke Bareskrim soal Pencabulan Anak, Begini Respons MKD
-
Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Anggota DPR Akan Dilaporkan ke Bareskrim
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot