Suara.com - Seorang pengendara mobil dan penumpangnya berhasil ditangkap polisi Singapura setelah melakukan aksi nekat di jalan raya.
Menyadur CNA Kamis (28/10/2021) polisi lalu lintas melihat mobil melaju kencang di Jalan Paya Lebar Atas sekitar pukul 09.50.
Petugas lantas memberi aba-aba berhenti untuk pemeriksaan tapi mobil tetap ngebut hingga dikejar oleh polisi.
“Petugas melakukan pengejaran dan pengejaran terhenti ketika petugas TP bergerak maju dan berhasil menghentikan kendaraan.
"Namun, kendaraan tiba-tiba mundur dan diduga menabrak petugas TP lain yang berada di belakang kendaraan tersebut sebelum melaju," kata polisi.
Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, seorang petugas dengan sepeda motor terlihat melewati sebuah mobil - yang telah berhenti - dengan petugas kedua mengikuti dari belakang.
Mobil kemudian mundur dan petugas kedua terlihat jatuh ke jalan. Kendaraan lalu putar balik, sementara petugas pertama mengejar.
Penumpang itu, seorang pria berusia 34 tahun, ditahan dan ditangkap karena menggunakan kekuatan kriminal terhadap pegawai negeri dan atas dugaan pelanggaran terkait narkoba, kata polisi.
Pengemudi berusia 37 tahun, yang kabur sambil jalan kaki tapi berhasil ditangkap.
Baca Juga: Singapura Selidiki 'Lonjakan Tidak Biasa' Infeksi Baru Covid-19
Petugas yang ditabrak luka ringan dan tidak perlu dibawa ke rumah sakit, kata polisi, seraya menambahkan penyelidikan sedang berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan