Suara.com - Kepolisian Transportasi Inggris (BTP) melaporkan pelecehan seksual yang terjadi di transportasi umum di Kota London telah melonjak 61 persen pada musim panas 2021 dibandingkan sebelum pandemi.
Mengutip dari Evening Standard, Jumat (5/11/2021), kenaikan ini tercermin di seluruh Inggris dan terjadi ketika pasukan polisi bekerja untuk memulihkan kepercayaan diri perempuan di ruang publik setelah pembunuhan Sarah Everard.
Di Kota London, ada 313 laporan antara April dan Oktober 2021 dibandingkan dengan 194 laporan pada periode yang sama pada 2019, meningkat 61 persen menurut grafik data dari BTP.
BTP memperkirakan bahwa dua tahun lalu sedikitnya 4-7 persen insiden dilaporkan. Perempuan sekarang lebih bersedia untuk memanggil polisi atas perilaku mengancam dan mengintimidasi.
Kepala Detektif Inspektur Sarah White dari BTP mengatakan, “pelecehan seksual adalah segala sesuatu yang membuat Anda atau orang lain merasa tidak nyaman dengan unsur seksual.”
“Kita perlu bekerja sama dengan masyarakat untuk mengatasi perilaku ini dan menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat untuk mencegah orang berperilaku seperti ini.”
“Jika Anda melihat akar penyebab dari beberapa perilaku seputar kekerasan seksual, itu semua berasal dari pelecehan seksual.”
Selama dua tahun terakhir, BTP telah meningkatkan fokusnya pada pengumpulan data pelecehan seksual daripada berkonsentrasi hanya pada pelanggaran yang melibatkan kekerasan seksual. (Jacinta Aura Maharani)
Baca Juga: Viral Mahasiswi Alami Pelecehan Seksual saat Bimbingan Skripsi dengan Dosen
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak