Suara.com - Politika Research and Consulting (PRC) menyebut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berpotensi menjadi calon presiden atau Capres alternatif di Pilpres 2024.
Survei PRC menunjukkan, elektabilitas Sandiaga bisa menyaingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Peneliti PRC Rio Prayogo mengatakan, etalase politik menjelang Pilpres 2024 terkonsentrasi pada tiga nama besar yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan diikuti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Namun, masih ada nama-nama lain yang berpotensi menjadi figur alternatif.
"Dari temuan survei PRC, setidaknya ada empat nama (Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, AHY dan Tri Rismaharini) yang dianggap layak dipilih atau dipertimbangkan menjadi calon alternatif," ujar Rio ditulis Rabu (17/11/2021).
Rio menyampaikan, keempat tokoh tersebut masih berpeluang meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya sebelum Pilpres 2024. Lebih lanjut, Rio juga memaparkan nama Sandiaga Uno berada di posisi teratas dari keempat Capres alternatif tersebut.
"Dari kempat nama tersebut, Sandiaga Uno memiliki level electoral paling tinggi (7 persen) dan dianggap layak mengisi etalase politik menjelang Pilpres 2024," ucapnya.
Dia mengatakan, elektabilitas Sandiaga Uno sempat menurun seusai Pilpres 2024. Kendati begitu elektabilitas kembali naik sejak dilantik sebagai Menparekraf, seiring dengan kinerjanya yang baik di mata masyarakat.
"Sandiaga Uno sepertinya punya playing ground baru dan dari sana masyarakat mendapatkan kesan positif. Kinerjanya diapresiasi oleh masyarakat," kata Rio.
Baca Juga: Wow! Iriana Jokowi dan Yenny Wahid Berpotensi Masuk ke Bursa Capres 2024, Ini Surveinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi