Suara.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan kalau ada menteri yang tidak memahami visi misi presiden. Sehingga pada akhirnya menteri tersebut membuat visi misi sendiri.
Tjahjo tidak menyebut siapa menteri yang dimaksud. Namun menurutnya kisah itu terjadi di awal pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin.
"Di tahun pertama pemerintahan Bapak Jokowi, mohon maaf Pak Menko masih ada yang tidak paham visi-misi presiden, sehingga dia membuat visi misi sendiri, menjabarkan visi misi presiden, ini kan sudah repot," kata Tjahjo acara bertajuk Seminar Nasional Reformasi Birokrasi dan Penandatanganan Butir-Butir Komitmen Kepala Daerah yang disiarkan melalui YouTube Kemenko Polhukam, Rabu (1/12/2021).
Tjahjo menegaskan kalau tidak ada visi misi menteri. Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) itu mengatakan visi misi yang ada hanyalah yang dirumuskan Jokowi selaku pemimpin kabinet.
Salah satu dari visi misi Jokowi ialah reformasi birokrasi di mana birokrasi disederhanakan menjadi dua level eselon dan peralihan jabatan struktural menjadi fungsional.
Menurutnya, Jokowi ingin jajarannya itu bisa bekerja cepat dan produktif.
"Pak Jokowi ingin kerja cepat, kerja keras dan kerja produktif, jangan terjebak rutinitas yang monoton. Rutinitas yang monoton inilah, saya kira kunci Bappenas, kuncinya Kemenkeu, dan Kemendagri," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tjahjo Sebut Hampir Setiap Bulan Keluarkan SK Pemberhentian ASN yang Terpapar Radikalisme
-
Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Gerindra: Kami Percaya Jokowi Melakukan Apa Saja
-
Ganjil Genap Bakal Diberlakukan di Jalan Tol untuk Tekan Arus Nataru
-
Menteri Agama Ingatkan Jajaran Harus Jadi Teladan Penerapan Core Value ASN
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Lawan Narasi 'Lagi Apes', Jaksa KPK Siapkan 40 Saksi di Sidang Suap Bea Cukai
-
Kementerian HAM Kawal Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok, Dorong Pemulihan Korban
-
Kejagung Tarik Rem! Perintahkan Seluruh Kejati Hentikan Pengumpulan Data Terkait MBG
-
Soal Usulan Hak Angket Ketegangan Polri-Kejagung, Pimpinan DPR: Itu Hak Konstitusional Anggota
-
Bantah Mandek, DPR Libatkan Hotman Paris hingga Akademisi Bahas RUU Perampasan Aset
-
JCW Cium Aroma 'Barter Kasus' di Balik Penghentian Pendataan SPPG Bermasalah oleh Kejaksaan
-
Sopir Truk Crane Tabrak JPO Tendean Diduga Tak Pahami Tinggi Kendaraan
-
3 Hari Masa Kritis AS - Iran, Hingga Perang Meletus Kembali
-
Truk Towing Nyangkut Bikin Macet dan JPO Tendean Rusak Parah, Warga Diimbau Lewat 4 Jalur Alternatif
-
Biar Jelas Siapa yang Benar dan Salah! Gus Yaqut Janji Buka-bukaan di Sidang Korupsi Haji