Suara.com - Bank-bank Eropa dan Amerika Serikat di Uni Emirat Arab, mulai tahun depan, akan menerapkan libur akhir pekan pada Sabtu dan Minggu, bukan dari pada Jumat seperti yang lazim diterapkan di Semenanjung Arab.
Langkah itu diambil setelah Pemerintah Uni Emirat Arab pada 7 Desember lalu mengumumkan mengubah akhir pekan dari Jumat dan Sabtu menjadi Sabtu dan Minggu agar sesuai dengan waktu kerja pasar global.
Perusahaan Jerman, Deutsche Bank disebut mulai 3 Januari 2022 akan menetapkan hari kerja pada Senin - Jumat, bukan lagi Minggu - Kamis seperti yang berlaku saat ini.
Kebijakan ini juga diambil oleh JPMorgan Chase & Co, bank asal Amerika Serikat yang akan menetapkan hari kerja pada Senin - Jumat mulai Januari 2022.
Selain itu ada pula Societe Generale SA asal Prancis yang mengaku akan menetapkan hari kerja selama Senin - Jumat mulai 2 Januari 2022 di dua kantornya yang masing-masing terletak di Dubai dan Abu Dhabi.
Sebelumnya pada 7 Desember lalu Uni Emirat Arab mengumumkan bahwa mulai 2022 hari kerja di negara itu akan hanya sepanjang 4,5 hari pada setiap pekannya. Libur akhir pekan adalah Sabtu dan Minggu.
Meski demikian Uni Emirat Aram memberikan kebebasan untuk perusahaan-perusahaan swasta dan tidak mewajibkan mereka mengikuti kebijakan pemerintah tersebut.
Para analis mengatakan kebijakan ini diambil Uni Emirat Arab agar lebih banyak investor serta pekerja tertarik untuk berbisnis di negara yang sedang bersaing ketat secara ekonomi dengan Arab Saudi tersebut. [Reuters]
Baca Juga: Lobi Berhasil, Jawa Barat Ekspor Jengkol ke Dubai
Berita Terkait
-
Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?
-
Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional
-
Andres Iniesta Mulai Karier sebagai Pelatih, Tangani Klub Uni Emirat Arab
-
Kondisi Terkini PLTN Barakah UEA Usai Kebocoran Radiasi Nuklir Setelah Diterjang Bom Drone
-
Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia
-
Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK
-
KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik