Suara.com - Kabar yang sudah ditunggu-tunggu oleh siswa akhirnya tiba juga. LTMPT secara resmi telah mengumumkan jadwal pelaksanaan dan ketentuan pelaksanaan dari Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN). Buat kamu yang sudah lama menunggu, simak syarat, jadwal, biaya pendaftaran UTBK SBMPTN 2022.
Syarat UTBK SBMPTN 2022
Siswa harus memenuhi syarat pendaftaran UTBK SBMPTN 2022 sebagai berikut:
1. Memiliki akun LTMPT yang sudah permanen
2. Siswa SMA/MA/SMK kelas 12 pada tahun 2022 atau peserta didik Paket C tahun 2022 dengan umur maksimal 25 tahun per 1 Juli 2022
3. Lulusan SMA / MA/SMK sederajat lulusan tahun 2020 dan 20201 serta lulusan Paket C tahun 2020 dan 2021 dengan umur maksimal 25 tahun.
4. Siswa lulusan SMA dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan
5. Tidak lulus tes masuk perguruan tinggi jalur SNMPTN tahun 2020, 2021, dan 2022.
6. Siswa harus bisa memenuhi syarat tes sebagai berikut:
Baca Juga: Cara Mengajukan Sanggah Kuota Sekolah SNMPTN 2022
- Siswa yang memilih prodi Saintek, harus mengikuti TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Saintek
- Siswa yang memilih prodi Soshum, harus mengikuti TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Soshum
- Siswa yang memilih prodi campuran (Saintek dan Soshum), harus mengikuti TPS, Bahasa Inggris, TKA Saintek, dan TKA Soshum
7. Program studi kedokteran dan kedokteran gigi hanya dapat dipilih oleh siswa lulusan SMA/MA jurusan IPA
8. Hasil UTBK 2022 berlaku untuk penerimaan mahasiswa perguruan tinggi tahun 2022
9. Bagi yang memilih program studi bidang seni dan olahraga, wajib mengunggah portofolio
10. Untuk siswa yang mengalami disabilitas seperti tuna netra wajib mengunggah surat pernyataan Tuna Netra
11. Siswa harus membayar biaya UTBK melalui Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI.
Jadwal UTBK SBMPTN 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu