Suara.com - Seorang tenaga kesehatan yang membantu membayar tagihan rumah sakit milik salah seorang pasien telah menjadi viral di media sosial.
Momen tersebut diunggah oleh akun TikTok @echyerik, Minggu (2/1/2022). Tenaga kesehatan ini diketahui bernama Ali.
"Semoga Tuhan membalas kebaikanmu Kak Ali," tulisnya sebagai keterangan unggahan seperti dikutip Suara.com, Senin (3/1/2022).
Pada Minggu (2/1/2022), pengunggah video yang merupakan petugas administrasi ini mengungkapkan bahwa ada keluarga pasien yang tidak memiliki cukup uang untuk membayar tagihan rumah sakit.
"Hari ini (2 Januari 2022) ada keluarga pasien (kurang mampu) mau bayar tagihan RS tapi uang nggak cukup," tulisnya.
Keluarga pasien tersebut sudah mencoba untuk mencari bantuan dan pinjaman. Namun, mereka belum bisa mendapatkannya.
Seorang perawat bernama Ali yang merawat anaknya itu lalu datang ke kasir. Ia berbaik hati ingin membayar kekurangannya.
"Terus tiba-tiba perawat yang merawat anaknya datang ke kasir dan mau nambahin uang tagihan yang kurang," lanjutnya.
Dalam video tersebut, tampak seorang pria yang merupakan tenaga kesehatan rumah sakit sedang berada di loket pembayaran.
Baca Juga: Curhat Warganet Terkesima dengan Sikap Iring-iringan Polisi yang Kawal Pejabat TNI, Salut!
Pria bernama Ali itu terlihat tengah menyiapkan sejumlah uang untuk membantu membayar tagihan rumah sakit milik seorang ibu yang berdiri di sebelahnya.
Petugas administrasi itu mengaku banyak menjumpai pasien yang kurang mampu, tetapi kartu jaminan kesehatan mereka tidak aktif.
"Kita banyak nemu pasien yang bener-bener nggak mampu tapi kartunya gak aktif," lanjut pengunggah video.
Tenaga kesehatan bernama Ali ini sama sekali tidak keberatan membantu meringankan beban seorang ibu yang kesulitan membayar tagihan.
Ali justru merasa senang karena bisa berbagi dengan orang yang lebih membutuhkan di awal tahun ini.
"Kata Kak Ali awal tahun jadi berbagi dengan yang membutuhkan," tulisnya.
Berita Terkait
-
Keren Abis! Aksi Pasutri Bonceng Anak Satu-satu Pakai Moge, Warganet: Gue Sampai Mangap
-
Viral Perempuan Jadi Korban KDRT di Bandung, Kaka Korban: Pelaku Mabuk Alkohol
-
Viral Video Niat Sayang Unta, Perempuan Ini Malah Langsung Mental, Ini Penampakannya
-
Momen Haru Remaja Laki-laki Nangis depan Kakaknya Tiba-tiba,Ternyata Mikirin Masa Depan
-
Viral Video Nenek Sudah Renta Dijambret sampai Dibanting, Warganet Ngamuk
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri