Suara.com - Badan-badan berwenang Amerika Serikat pada Selasa (4/1/2022) mendakwa seorang pria Kolombia melakukan konspirasi untuk membunuh atau menculik di luar AS sehubungan dengan pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moise.
Langkah itu merupakan dakwaan resmi pertama dalam kasus pembunuhan itu.
Haiti menangkap puluhan orang setelah pembunuhan pada Juli yang meninggalkan kekosongan politik di negara Karibia itu.
Tapi negara itu tidak menuntut siapa pun, dan penundaan penyelidikan atas pembunuhan itu serta intimidasi para pejabat telah menimbulkan keluhan di dalam negeri.
Departemen Kehakiman AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Mario Palacios, mantan perwira militer Kolombia, adalah bagian dari konspirasi yang semula berencana untuk menculik Moise tapi berkembang menjadi skenario pembunuhan setelah konspirator tidak dapat menemukan pesawat untuk membawa presiden keluar dari Haiti.
"Pernyataan di bawah sumpah menuduh bahwa, pada 7 Juli 2021, Palacios dan orang-orang lainnya memasuki kediaman presiden di Haiti dengan maksud dan tujuan membunuh Presiden Moise, dan faktanya presiden terbunuh," kata Departemen Kehakiman dalam pernyataan itu.
Palacios juga didakwa dengan "memberikan dukungan material yang mengakibatkan kematian."
Salah satu anggota konspirasi, seorang pria Haiti-Amerika yang digambarkan sebagai "Co-conspirator #1", melakukan perjalanan ke AS pada akhir Juni untuk meminta bantuan melanjutkan rencana pembunuhan itu, menurut pernyataan itu.
Palacios pada Selasa sore muncul pertama kali di Pengadilan Distrik AS di Miami, mengenakan pakaian sipil dengan borgol di pergelangan tangannya yang diikat dengan rantai yang melilit pinggangnya.
Baca Juga: Diduga Terlibat Pembunuhan Presiden Haiti, Seorang Pengusaha Ditangkap Di Turki
Palacios dalam bahasa Spanyol mengatakan kepada pengadilan melalui seorang penerjemah bahwa dia tidak mengenal siapa pun di AS dan satu-satunya penghasilannya adalah pensiun militer Kolombia senilai sekitar 375 dolar AS (Rp 5,3 juta) per bulan.
Palacios adalah bagian dari kelompok lima orang yang dikenal sebagai "Tim Delta" yang memasuki kamar tidur Moise untuk menembaknya, menurut laporan pada Agustus oleh Polisi Nasional Haiti tentang pembunuhan itu. Empat anggota lainnya dari kelompok itu berada dalam tahanan Haiti.
"Perdana Menteri Ariel Henry ingin keadilan ditegakkan dalam pembunuhan keji terhadap Jovenel Moise itu," kata juru bicara kantor perdana menteri ketika ditanya sebelumnya tentang penangkapan itu.
Palacios ditahan di Jamaika pada Oktober dan dideportasi ke Kolombia pada Senin. Selama singgah di Panama, dia setuju untuk dideportasi ke AS, kata Departemen Kehakiman AS. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Diduga Terlibat Pembunuhan Presiden Haiti, Seorang Pengusaha Ditangkap Di Turki
-
Istri Presiden Haiti Ungkap Dirinya Bisa Selamat dari Tragedi Pembunuhan
-
Koordinator Keamanan Presiden Haiti Disebut-sebut Terlibat Pembunuhan Presidennya
-
Buntut Pembunuhan Presiden Haiti, Komandan Paspampres Ditangkap Polisi
-
Diduga Terlibat Pembunuhan Presiden, Komandan Paspampres Haiti Ditangkap
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
5 Zodiak Paling Beruntung Akhir Pekan Ini 25-26 Juli 2026, Keuangan Bikin Pede
-
Skincare Apa yang Bagus untuk Usia 50 Tahun ke Atas? Ini yang Wajib Ada
-
Suhardiman Amby Disebut Kumpulkan 46.500 Dolar Singapura untuk Menhut Raja Juli
-
Gesture Pegang Kerah Saat Masuk Rutan KPK, Febrie Adriansyah Stres, Cemas atau Emosi?
-
4 Shio Paling Beruntung pada 25 Juli 2026, Jalan Terasa Makin Mulus
-
Sisa Kuota Wajib Aktif, Meutya Hafid Perintahkan Audit Regulasi Pasca-Putusan MK
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Apakah Handbody Citra Bengkoang Bisa Mencerahkan Kulit? Cek Klaim dari Pengguna
-
Reshuffle Kabinet Prabowo Diprediksi Terjadi Agustus 2026, Ini Isyarat yang Diungkap Pengamat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final