Suara.com - Prajurit TNI Satgas Yonif MR 412 Kostrad mempersembahkan karya nyata monumental berupa enam menara lonceng gereja untuk jemaat gereja di daerah penugasan Kabupaten Lanny Jaya Papua.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi, Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Yonif MR 412 Kostrad Letkol Inf Moch. Renaldy H dalam keterangannya di Distrik Tiom yang diterima Minggu (9/1/2022) mengatakan bahwa penyerahan hasil karya prajurit Satgas Yonif MR 412 berupa enam menara lonceng gereja melalui rangkaian ibadah dan acara tradisi bakar batu sebagai bentuk wujud syukur.
"Prosesi acara penyerahan kunci menara lonceng Gereja dilaksanakan secara serentak di enam titik lokasi di Kabupaten Lanny Jaya," jelas Letkol Inf Moch. Renaldy H.
Dansatgas Yonif MR 412 Kostrad berharap menara lonceng gereja yang diberikan ini membawa manfaat dan kedamaian bagi jemaat gereja yang ada di Kabupaten Lanny Jaya.
"Semoga suara-suara lonceng ini bisa menjadi fasilitas untuk memanggil jemaat datang beribadah, sehingga kedamaian di tanah Papua tetap terpelihara, karena inilah tujuan kami TNI hadir di sini, kami datang untuk kedamaian dan kami datang karena kami menyayangi dan mengasihi masyarakat Lanny Jaya," ungkap Dansatgas.
Letkol Inf Moch. Renaldy H. menyebut bahwa pembangunan menara lonceng gereja diawali saat melihat minimnya sarana gereja khususnya bagian lonceng yang hanya menggunakan potongan besi atau tabung oksigen bekas. Juga kurangnya sarana lain untuk kendali waktu, sehingga membuat jemaat gereja sering terlambat hadir beribadah.
Inilah yang membuat Prajurit Satgas 412 tergerak hatinya untuk membangunkan menara lonceng gereja.
Enam menara lonceng gereja sekaligus dibangun prajurit Satgas Yonif MR 412 Kostrad berlokasi di:
- Gereja Pinime di Desa Malagay
- Gereja Tipugwi dan Gereja Lowanom di Desa Malagayneri
- Gereja Mowi di Balingga
- Gereja Manggalome di Desa Tima
- Gereja Wiyaware di Desa Pirime.
Sementara itu, para pendeta dan tokoh masyarakat masing-masing jemaat gereja mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih karena Satgas TNI 412 telah memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi jemaat.
Baca Juga: Banjir Merendam 59 Rumah di Kabupaten Jayapura, Kini Mulai Berangsur Surut
"Bahkan kami sendiri tidak pernah terpikirkan untuk mendirikan menara lonceng seperti ini, tapi Puji Tuhan Batalyon 412 Kostrad datang dan memberikan itu kepada kami," sambut Pendeta Del Tabuni dari Gereja Mowi Distrik Balingga.
Berita Terkait
-
Kementan Tambah Anggaran Pertanian Papua, Total Alokasi 2026 Capai Rp3,2 Triliun
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua
-
Bia dan Kapak Batu: Potret Gagap Modernitas di Balik Adat Pedalaman Papua
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!
-
Kelanjutan Nasib JPO Tendean: Dibongkar Usai Rusak Parah, Ganti Rugi Miliaran Rupiah Masih Gelap
-
Masih Ada yang Belum Terjerat! KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pihak Don Ritto Klaim Uang Sitaan di Cafe de'Clan untuk Bangun Pelabuhan, Bukan Terkait Korupsi
-
Sering Picu Demo, 10 Undang-Undang Ini Tengah Dievaluasi oleh Kementerian HAM
-
Buntut Kasus Eks Jampidsus Febrie, Analis Desak Kapolri hingga Menhan Mundur Berjamaah
-
Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara
-
KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah
-
Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap! Korban Ditusuk Saat Tidur di Basecamp
-
Bawa Koper Pink Bertuliskan BAP, Penyidik Polri Datangi Gedung Bundar Kejagung