Suara.com - Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin terjerat kasus korupsi. Kasus yang menjerat Bupati Langkat ini yaitu suap proyek lelang dan penunjukkan paket proyek pekerjaan infrastruktur di kabupatennya.
Terbit juga diduga melakukan kejahatan perbudakan manusia. Dugaan tersebut menyeruak usai ditemukan kerangkeng manusia seperti penjara di rumah Terbit.
Kerangkeng itu disinyalir digunakan untuk penjara para pekerja sawit yang bekerja di perkebunan Bupati Terbit.
Dua kasus yang menjerat Bupati Langkat tersebut menjadi perbincangan hangat pekan ini. Publik tak hanya menyoroti dua kasus Bupati Langkat itu.
Namun publik turut menyoroti kehidupan keluarga dari Bupati Langkat ini.
Salah satu yang menjadi perhatian dari publik adalah perayaan ulang tahun anak perempuan bupati tersebut.
Perayaan ulang tahun anak Bupati Langkat ke 19 tahun diunggah, Rabu (21/04/2021) oleh channel Youtube Tiorita Rencana.
"Selamat Ulang Tahun Ayu Jelita Br PA ke 19 Tahun, Anak Bupati Langkat," keterangan video seperti dikutip oleh Suara.com, Rabu (26/01/2022).
Meskipun perayaan itu telah diselenggarakan pada tahun 2021 kemarin. Publik tetap menghujat video perayaan ulang tahun anak Bupati Langkat ini.
Penyebabnya tak lain karena kasus yang menjerat bupati itu. Publik geram dengan perayaan ulang tahun anak perempuan bupati itu di rumahnya.
Mereka membandingkan perayaan tersebut dengan kondisi orang yang dikerangkeng di dalam rumah Bupati Langkat.
"Enak ya punya penjara di rumah. Bapaknya maling plus penjahat mengkerangkeng orang tanpa punya rasa empati," komentar salah satu warganet.
"Bahkan BTS kalau pun tahu keluarga lu koruptor, bakalan enggak sudi muka-muka mereka nongol di acara ulang tahun lu," ucap yang lain.
"Enggak mungkin enggak tahu ini keluarganya. Cuma diam kalau bapaknya punya kerangkeng," tulis lainnya.
"Anak maling duit rakyat," timpal warganet lain.
Beberapa warganet meminta jika keluarga Bupati Langkat untuk dihukum jika benar mengetahui kerangkeng tersebut.
"Eh demi Allah ya. Mereka itu tahu enggak sih keberadaan penjara itu? Kalau tahu fix sekeluarga harus di penjara," kata seorang pengguna Youtube.
"Sekalian ini sekeluarga juga diperiksa. Masa 10 tahunan perbudak orang dalam lingkungan rumahnya, tapi bisa ketawa-ketiwi begini," ungkap yang lain.
"Keluarga freak penjahat yang harusnya dikerangkeng itu bapak lu yang maling plus penjahat. Masukkan saja ke kerangkeng semua. Biar tahu rasanya bagaimana jadi rakyat kecil yang ditindas bupati," sahut lainnya.
Kontributor : Haqia Alfariz Ramadhani
Berita Terkait
-
Kesaksian Salah Satu Penghuni Kerangkeng Manusia Bupati Langkat, Minta Agar Tak Ditutup
-
Disebut Kurung 27 Orang Dalam Kerangkeng, Terbit Rencana Dinilai Bisa Langgar UU Perdagangan Orang
-
Pengawas Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Sebut Warga yang Titipkan Keluarganya Resah Kalau Kerangkeng Ditutup
-
Siapa Bupati Langkat yang Punya Kerangkeng Manusia di Rumah? Terbit Rencana Diduga Memperbudak Pekerja Sawit
-
Geger Kerangkeng Manusia Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin, Sudah Beroperasi 10 Tahun
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi