Suara.com - Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Widi Amanasto angkat bicara soal anggapan perusahaannya bakal bangkrut setelah memberikan dana talangan untuk pembuatan sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara. Ia menyebut Jakpro tidak akan kolaps meskipun mengeluarkan dana Rp 70 miliar itu.
Widi mengaku pihaknya sudah melakukan perhitungan matang sebelum menyanggupi pemberian dana talangan. Kondisi keuangan perusahaannya itu disebut Widi akan baik-baik saja.
"Insyaallah dengan perhitungan cashflow keuangan, kami sudah mempertimbangkan alokasinya," ujar Widi saat dikonfirmasi, Kamis (27/1/2022).
Terpisah, Corporate Communication Manager PT Jakpro, Melisa Suciati menyebut pihaknya tidak mengeluarkan dana Rp 70 miliar secara utuh. Pasalnya, uang tersebut dikeluarkan secara bertahap sejak tahun 2019-2020 ketika musim lalu Formula E Jakarta dibatalkan karena Covid-19.
"Sebagiannya (penggunaan dana Rp70 miliar) adalah pengadaan material dan akan digunakan pada race tahun 2022," pungkasnya.
Sebelumnya, PT Jakpro disebut harus mengeluarkan dana korporasi sebagai talangan untuk mengerjakan sirkuit Formula E. Namun, tindakan ini dinilai akan membuat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI itu akan bangkrut.
Hal ini dikatakan oleh Anggota Komisi B DPRD DKI fraksi PDIP, Gilbert Simanjuntak. Menurutnya, kemungkinan buruk ini bisa terjadi jika Jakpro gagal mendapatkan sponsor untuk ajang balap mobil listrik itu.
"Dana korporasi keluar Rp70 miliar tentunya menimbulkan efek nyang sama ke JakPro, akan kolaps. Kalau gagal dilaksanakan dan swasta tidak ada yang ikut, maka uang JakPro akan hilang," ujar Gilbert saat dikonfirmasi, Kamis.
Menurut Gilbert, sebelum untuk Formula E, Jakpro juga pernah mengeluarkan dana talangan demi pembuatan Jakarta International Stadium (JIS) dengan nilai Rp80 miliar. Karena tindakan ini, Jakpro disebutnya hampir saja kolaps.
Baca Juga: Talangi Rp70 Miliar Buat Sirkuit Formula E Jakarta, Gilbert PDIP Sebut Jakpro Bakal Bangkrut
Mengatasi situasi itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) pun menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pemerintah Pusat untuk mengganti uang Jakpro. Pembangunan JIS bisa dilanjutkan dan Jakpro tak jadi bangkrut.
"Akhirnya dana PEN disetujui Komisi B agar pembangunan JIS bisa lanjut dan Jakpro tidak kolaps," kata Gilbert.
Karena itu, Gilbert khawatir nantinya tindakan mengeluarkan dana talangan untuk Formula E ini nantinya akan membawa Jakpro ke nasib yang sama.
"Rencana revenue Rp2,1 triliun untuk tahun 2022 hanya di atas kertas," pungkas Gilbert.
Berita Terkait
-
Tidak Yakin Sirkuit Selesai Tepat Waktu, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi: Lintasan Formula E Bukan Trek Tamiya
-
Sempat Gagal, Tender Ulang Sirkuit Formula E Jakarta Mulai Dibuka Lagi
-
Formula E Terancam Batal Gegara Lonjakan Kasus Omicron, Wagub DKI Jakarta: Tak Berbahaya Seperti Delta
-
Omicron Merebak, Pemprov DKI Belum Berencana Tunda Formula E
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
Terkini
-
Siap-siap! Kemenhan Siapkan 4.000 ASN dari 49 Instansi Kementerian-Lembaga Ikuti Komcad Mulai April
-
Jelang Lebaran, Menpan RB Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Tolak Bingkisan Gratifikasi
-
Mensos Gus Ipul Serahkan Santunan Duka pada 23 Prajurit TNI AL Korban Longsor Cisarua
-
Tak Ada Rencana Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemerintah Lagi Fokus Lakukan Ini
-
DPR Setujui Hibah Kapal Patroli Jepang Senilai 1,9 Miliar Yen, Apakah Ini Menguntungkan?
-
Menaker Yassierli: Perusahaan Wajib Bayar Upah Penuh Karyawan Selama WFA Lebaran 2026
-
Jaksa Ungkap Kemahalan Harga dalam Sidang Korupsi Pengadaan Chromebook Kemendikbudristek
-
Roy Suryo Cs akan Boyong Bonatua Silalahi Jadi Ahli Meringankan di Kasus Ijazah Jokowi
-
TP PKK Pusat Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Bireuen
-
Heboh Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Refly Harun: Hasil Penelitian Roy Suryo 99,9 Persen Palsu