Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan jumlah pasien positif Covid-19 varian Omicron terus bertambah menjadi total 1.988 orang per Kamis (27/1/2022).
Budi merinci dari jumlah tersebut, 854 orang harus masuk ruang perawatan di rumah sakit dan saat ini 86 orang masih dirawat, 765 orang sembuh. Untuk angka kematian bertambah satu menjadi tiga orang.
"Jadi total pasien Omicron sampai sekarang ada 1.988 orang, yang sudah sembuh selesai dirawat itu 765 orang," kata Budi dalam jumpa pers, Kamis (27/1/2022).
Dia menjelaskan, dari 854 orang yang pernah dirawat tercatat 461 orang tanpa gejala, 334 gejala ringan, 54 gejala sedang, dan 5 gejala berat.
"Jadi sekitar 795 dari 854 itu masuk kategori asimptomatik atau OTG. Sedangkan yang kategori sedang atau butuh oksigen dan berat atau masuk ICU itu ada 59 orang," ucapnya.
Budi menuturkan, seharusnya tidak semua dari 854 orang ini harus dirawat di rumah sakit, sebab masih bisa isolasi mandiri di rumah karena bergejala ringan.
"Sebenarnya yang perlu masuk rumah sakit adalah yang 59 itu atau sekitar 7 persen dari yang dirawat," ungkap Budi.
"Karena sebenarnya kalau dia tidak ada gejala dia dirawat di rumah saja sembuh sendiri, atau kalau dia ada gejala batuk, sedikit demam, pilek itu juga tidak perlu di rumah sakit, itu masuk kategori ringan, itu bisa dirawat di rumah sendiri," sambungnya.
Sementara, ada satu kasus kematian baru yang meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, Jakarta Barat pada 20 Januari 2022.
Baca Juga: Update: Positif Covid-19 Indonesia Bertambah 8.077 Orang, Positivity Rate 16 Persen
Pasien meninggal ini berinisial KS berusia 78 tahun dengan riwayat penyakit jantung, namun sudah divaksin Covid-19 sebanyak tiga kali atau sudah mendapatkan vaksin booster.
Kasus kematian pertama adalah pria berusia 64 tahun, transmisi lokal yang meninggal dunia di RS Sari Asih Ciputat dan belum divaksin Covid-19.
Kemudian satu lagi adalah perempuan berusia 64 tahun, Pelaku Perjalanan Luar Negeri dari Belanda yang meninggal di RSPI Sulianti Saroso dan sudah divaksin Covid-19.
Berita Terkait
-
Muncul Kasus Covid-19, Aktivitas PTM Sebuah SMP di Sleman Dihentikan
-
Menkes Budi Gunadi: Jumlah Kasus Omicron Akan Naik dalam Waktu Singkat
-
Update: Positif Covid-19 Indonesia Bertambah 8.077 Orang, Positivity Rate 16 Persen
-
IDAI: Mulai Banyak Anak Positif Covid-19, PTM 100 Persen Harus Dievaluasi
-
Belasan Siswa dan Guru Positif Covid-19, SMA Warga Solo Lockdown, Begini Kondisinya
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Bikin Haru! Isi Lengkap Surat Megawati untuk Iran atas Gugurnya Ali Khamenei
-
Satu Meja di Istana Merdeka: Prabowo Buka Puasa Bareng Pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI
-
Sisi Gelap Kapal Cumi Tiongkok: Separuh Awak Alami Kekerasan hingga Aktivitas Merusak Lingkungan