Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR yang membidangi pendidikan, Dede Yusuf sepakat dengan Presiden Jokowi yang meminta pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dievaluasi.
Dede mengatakan usulan yang sama juga sudah disampaikan kepada Mendikbudristek Nadiem Makarim seminggu lalu. Ia membandingkan pelaksanaan kerja kantoran yang bahkan sudah kembali menerapkan work from home alias WFH namun tidak dengan pembelajaran siswa.
"Saya sudah usulkan kepada menteri agar PTM dievaluasi dulu dengan merebaknya varian baru yang cepat ini. Masa kerja kantor sudah harus 50 persen anak anak tetap 100 persen?" kata Dede kepada wartawan, Rabu (2/2/2022).
Namun diakui Dede, Nadiem tetap berpegang pada SKB empat menteri, kendati sudah diusulkaknpara Dewan. Bahkan Nadiem melemparkan kebijakan PTM berlanjut atau tidak kepada masing-masing pemerintah daerah.
"Tapi mendikbuk tetap berpegangan pada SKB empat menteri, dan melempar kepada pemda untuk memutuskan. Sementara pemda juga bingung dan masih menunggu instruksi PPKM dari pusat,"
"Bahkan saya dengar banyak Kadisdik daerah yang menegur sekolah jika tidak laksanakan PTM," ujar Dede.
Dede menyarankan agar pembelajaran di sekolah dibagi dengan mekanisme 50 persen PTM dan 50 persen secara daring. Kebijakan itu setidaknya harus diberlakukan sampai lonjakan kasus akibat varian Omicron mereda.
"Diperkirakan bulan Maret, tapi belum ada tanggapan. Dan ternyata presiden juga meminta dievaluasi. Artinya dalam suasana ketidakpastian ini kita harus cepat tanggap dengan respons yang ada di publik. Tidak usah mengacu kepada SKB semua," tutur Dede.
Sebelumnya, Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda setuju dengan usulan Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka harus dievaluasi karena pandemi Covid-19 tengah melonjak akibat varian Omicron.
Huda mengatakan setiap pemerintah daerah bisa menghentikan PTM dan kembali ke Pembelajaran Jarak Jauh atau sekolah online jika perkembangan pandemi terus memburuk di wilayahnya.
"Saya sepakat jika memang harus ada evaluasi pelaksanaan PTM, kendati demikian yang saya tahu setiap pemerintah daerah telah mempunyai skema pengendalian Covid-19 saat PTM dilakukan," kata Huda dalam keterangannya, Selasa (1/2/2022).
Berita Terkait
-
Jokowi Sebut Pemindahan IKN Bukan Sekedar Pembangunan Gedung Pemerintahan Baru, Bakal Ada Perubahan Struktural Juga
-
Ketua Komisi X DPR RI Setuju PTM 100 Persen Harus Segera Dievaluasi
-
Naik Status Jadi PPKM Level 2, Kota Sukabumi Kaji Pelaksanaan PTM
-
Minyak Goreng Tetap Mahal, DPR Menilai Kebijakan Satu Harga Gagal Total
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat