Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kader Nahdlatul Ulama harus bangga menjadi warga negara Indonesia dan menjadi kader NU. Sebab kata Luhut, Indonesia adalah bangsa yang dapat bekerja dengan hebat.
"Supaya teman-teman sekalian menyadari Anda harus bangga jadi warga Indonesia, Anda harus bangga jadi NU, kita bukan bangsa pecundang, kita bangsa yang bisa bekerja dengan hebat," ujar Luhut dalam sambutan secara virtual di acara peringatan Hari Lahir Ke 96 NU di Labuan Bajo dari Youtube TV NU, (5/2/2022).
Mantan Menkopolhukam itu menyebut jika NU solid, tidak ada yang pihak-pihak yang dapat memecah belah.
"Kalau NU kompak, solid, pengurus solid, tidak akan ada yang bisa mengganggu NU," tutur Luhut.
Mulanya Luhut menyampaikan menyampaikan bahwa ekspor Indonesia saat ini tertinggi dalam sejarah yakni 232 Miliar USD. Sehingga menurut Luhut, kader NU harus merasa bangga menjadi orang Indonesia.
"Jadi kalau ada orang ngomong sana sini, kita bicara angka, bicara data bukan bicara perasaan, perasaan, nanti itu jatuh cinta aja kalau masih bicara untuk data ekonomi yang dilihatkan angka. Tertinggi sepanjang sejarah kita 232 miliar dolar (USD), yang pernah kita tinggi 203 dolar (USD) itu 2011," tutur Luhut.
Angka tersebut kata Luhut tumbuh di masa pandemi Covid-19 dan sebagian dari hilirisasi industri.
"Jadi setelah sekian belas tahun baru segitu dan tumbuh dalam keadaan covid itu hampir 28 miliar dolar dan dari sebagian itu itu adalah 70 persen dari hilirisasi," ucap dia.
Lebih lanjut, Luhut mengingatkan bahwa jika terjadi perbedaan di dalam organisasi, termasuk di NU adalah hal yang biasa. Namun kata Luhut jangan sampai muncul konflik yang dapat memecah belah NU.
"Saya titip betul itu, ada perbedaan itu biasa dalam rumah tangga, tapi jangan sampai kepada konflik-konflik yang tidak dibutuhkan. Kita harus berjiwa besar dan saya kira spirit dari pendahulu pendahuluan NU saya ingat kenal Gus Dur yang itu selalu dalam konteks kesatuan persatuan bangsa ini," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat
-
'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah
-
Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan