Suara.com - Polisi menyebut motif N (55) menusuk istrinya sendiri yang berprofesi sebagai guru berinisial A (50) di depan Gerbang SD 032 Tilil Kota Bandung karena masalah keluarga. Hubungan antara keduanya disebut sudah tidak harmonis sejak 2007 silam.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Rudi Trihandoyo menyebut A dan N telah pisah rumah selama 14 tahun.
"Motifnya masalah keluarga, suami-istri," kata Rudi saat dikonfirmasi, Senin (7/2/2022).
Berdasar hasil penyelidikan awal, Rudi menyebut N menusuk A dengan sebilah pisau dapur. Pisau itu telah disiapkan oleh pelaku untuk menikam korban.
"Yang didapat di lapangan itu barang bukti pisau dapur," bebernya.
Depan Gerbang Sekolah
A tewas bersimbah darah usai ditusuk di depan Gerbang SD 032 Tilil Kota Bandung. Belakangan diketahui pelaku merupakan suaminya sendiri berinisial N.
Rudi menyebut peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi. Pelaku ditangkap tak lama setelah kejadian.
"Suaminya setelah melakukan penusukan dia diam di situ, datang lah polisi mengamankan pelaku. Sekarang ditahan di Polsek Coblong," tutur Rudi.
Baca Juga: Ditusuk Suami Pakai Pisau Dapur, Guru SD 032 Tilil Tewas di Depan Gerbang Sekolah
Atas perbuatannya, kata Rudi, N telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 338 juncto Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.
"Ancaman maksimal seumur hidup," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ditusuk Suami Pakai Pisau Dapur, Guru SD 032 Tilil Tewas di Depan Gerbang Sekolah
-
Usai Dilaporkan Ulama Soal Tuhan Bukan Orang Arab, KSAD Dudung Perintah: Cek Koalisi Itu
-
Peringatkan Massa Buruh Geruduk DPR Tolak Omnibus Law, Polisi Berpakaian Hazmat Bentangkan Spanduk Bahaya Varian Omicron
-
Polisi Segera Naikkan Status Kasus Kerangkeng Manusia, Bupati Langkat Terbit Perangin Angin Bakal jadi Tersangka?
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Strategi 'Hukum Dompet', Jurus Paksa Warga Jakarta Pakai Transportasi Umum
-
KPK Optimis Ekstradisi Paulus Tannos Bakal Lancar, Meski Butuh Waktu Lama
-
Eks Teknisi Bobol Kabel Penangkal Petir 46 SPBU Shell, 7 Tersangka Ditangkap Kerugian Capai Rp1 M
-
Jakarta Tak Pernah Selesai dengan Macet, Pengamat: Kesalahan Struktur Ruang Kota
-
KPK Ungkap Modus Baru Gratifikasi Hakim PN Depok, Rp 2,5 Miliar Disamarkan Lewat Money Changer
-
Akhir Damai Kasus Oknum TNI Aniaya Driver Ojol di Kembangan, Hasan: Pelaku Sudah Minta Maaf
-
Diperiksa Polisi Besok: Pelaku Penganiayaan Gegara Drum di Cengkareng Bakal Hadir?
-
DPD RI Konsultasi dengan Menko Polkam, Dorong Kebijakan Nasional Berbasis Aspirasi Daerah
-
Antisipasi Manusia Gerobak Jelang Ramadan, Pemprov DKI Gencar 'Bersih-Bersih' PPKS
-
Menjaga Detak Masa Lalu: Kisah Kesetiaan di Balik Kios Pasar Antik Jalan Surabaya Menteng