Suara.com - Ketua Umum Koalisi Peduli Indonesia (KPI) Alim Bara menilai Rizal Ramli layak jika terpilih sebagai presiden.
Dikutip dari Hops--jaringan Suara.com, Rizal Ramli dinilai akan membawa banyak perubahan.
Menurut Alim, Rizal Ramli memiliki rekam jejak yang tak perlu diragukan.
Rizal Ramli dinilai memiliki keberpihakan tinggi terhadap rakyat.
Oleh karena itu, Rizal Ramli menjadi salah satu sosok yang patut diperhitungkan di Pilpres 2024.
"Rekam jejak ini terbukti saat Rizal Ramli memegang jabatan Menteri Bidang Perekonomian serta jabatan lainnya, baik di era Presiden Abdurrahman Wahid dan Presiden Joko Widodo, sebagai Menko Maritim dan Sumber Daya," kata Alim Bara, dikutip dari Hops--jaringan Suara.com, Selasa (15/2/2022).
Lebih lanjut, Rizal Ramli juga dinilai memiliki sikap kritis dan solutif.
"Sikapnya yang kritis, konstruktif, namun berciri problem solver, secara konsisten disuarakan dan diperjuangkan, baik saat di dalam maupun di luar pemerintahan," jelasnya.
Alim menjelaskan, pada Pemilu 2009, Rizal Ramli mendapatkan dukungan 12 partai politik.
Baca Juga: Amien Rais Singgung Prabowo yang Gabung Jadi Menteri Jokowi, Bawa-bawa Soal Mental
"Namun partai-partai yang telah lulus verifikasi ini tidak bisa mencalonkan presiden karena adanya Presidential Threshold 20 persen," bebernya.
Meski demikian, Alim mengatakan, antusias masyarakat dalam memilih Rizal Ramli sebagai presiden tergolong tinggi.
"Ini membuktikan bahwa Rizal Ramli figur alternatif yang sangat diharapkan untuk dapat memberikan perubah bangsa yang lebih baik ke depan, rakyat butuh pemimpin visioner, berani dan berpihak terhadap kepentingan rakyat," tandasnya.
Berita Terkait
-
Presiden Joko Widodo Resmikan Ekspor Toyota Fortuner ke Australia, Berikut Serba-Serbi SUV Ini
-
Ekspor Perdana Toyota Fortuner ke Australia, Presiden Joko Widodo Pimpin Acara Pelepasan
-
Amien Rais Singgung Prabowo yang Gabung Jadi Menteri Jokowi, Bawa-bawa Soal Mental
-
Aktivis Tionghoa Lieus Sungkharisma Bentuk Panitia Penjaringan Presiden, Menilai Reformasi Gagal
-
Jokowi Disamakan dengan Soeharto, Politisi PKB: Ya Beda Lah, Bagai Bumi dan Langit
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Istana Jawab Ancaman Mogok: Perpres Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc di Meja Presiden Prabowo
-
Menkes Sentil Kebiasaan Orang RI Ngerasa Sehat Padahal Gula Tinggi: Itu Mother of All Diseases
-
Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas
-
Komitmen Plt Gubri SF Hariyanto: 30 Blok Tambang Rakyat Kuansing Dilegalkan, Swasta Dilarang Masuk
-
Misteri di Lereng Bulusaraung: Mengapa Pesawat Sehat Menabrak Gunung?
-
Alarm Banjir Jawa: Prabowo Perintahkan Aksi Cepat, Zona Merah Disisir
-
DNA Jadi Kunci Terakhir: Polisi Jemput Sampel Keluarga Korban Pesawat Jatuh Lintas Pulau
-
Eks Plt Dirjen Paudasmen Akui Dapat Rp75 Juta Terkait Pengadaan Chromebook: Dari Saudara Mulyatsyah
-
Said Didu Ungkap Data Ngeri: Misi Utama Prabowo Rebut RI dari Cengkeraman Oligarki
-
Nusron Wahid: Ribuan Hektare Tanah Terlantar dan HGU Disiapkan Jadi Rumah Korban Bencana