Suara.com - Pasien positif COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat berkurang 344 orang menjadi 3.204 orang dari total 8.173 tempat tidur atau terisi 39 persen pada Minggu (20/2/2022).
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan I), Kolonel Marinir Aris Mudian memaparkan ratusan pasien bergejala ringan hingga kritis itu tengah dirawat di tower 4, 5, 6, dan 7.
"Pasien rawat inap terkonfirmasi positif berjumlah 3.204 orang, terdiri dari 1.515 pria dan 1.689 wanita, semula 3.548 orang, berkurang 344 orang," kata Aris, Minggu (20/2/2022).
Sejak beroperasi 23 Maret 2020, RSD Wisma Atlet Kemayoran telah didatangi berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 154.628 orang.
Selain itu, RSDC Wisma Atlet Pademangan Jakarta Utara juga masih merawat 1.533 orang pasien Covid-19 terdiri dari 691 pria dan 842 wanita yang dirawat di tower 8,9, dan 10.
Kemudian, jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi atau RSKI Pulau Galang, Kepulauan Riau, kini merawat sebanyak 308 pasien positif Covid-19.
Sejak beroperasi 12 April 2020, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 19.448 orang, 18.364 orang di antaranya telah pulang karena selesai isolasi (17.099 orang), dirujuk ke RS lain (42 orang) dan yang meninggal dunia 1 orang.
Jumlah pelaku perjalanan luar negeri yang dikarantina di Rusun Pasar Rumput bertambah 363 orang menjadi 3.180 orang, sementara di Rusun Nagrak bertambah 364 orang menjadi 3.068 orang.
Baca Juga: Ini Pendapat Bill Gates Terbaru Soal Covid-19, Katanya Ini Pandemi Terakhir di Dunia
Berita Terkait
-
Kasus Positif Covid-19 di Balikpapan Kian Meningkat, Pemkot Sampai Lakukan Ini
-
4 Daerah di Sumut Berstatus Zona Oranye Covid-19
-
Ini Pendapat Bill Gates Terbaru Soal Covid-19, Katanya Ini Pandemi Terakhir di Dunia
-
Polres Serang Sisir Kafe untuk Tekan Penyebaran Covid-19
-
Update Covid-19 Global: Meski Kasus Turun, AS Perpanjang Status Darurat Nasional
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB
-
Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif
-
Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres