Suara.com - Bayi yang baru lahir memamg harusnya hanya mengkonsumsi air susu ibu (ASI) atau susu formula yang disarankan.
Sangat tidak disarankan memberikan makanan keras pada bayi sebelum waktunya.
Namun baru-baru ini, seorang ibu berbagi momen mengkhawatirkan setelah mengetahui bayinya mengalami pembengkakan di dadanya.
Hal tersebut terjadi setelah bayinya yang baru berumur 3 hari diberi biskuit oleh ibu mertuanya.
Melansir dari OhBulan! kisah tersebut dibagikan oleh perempuan Rusti Ridayanti.
Menurut Rusti, bayinya yang berusia 3 hari diberi makan biskuit kering tiga kali sehari oleh ibu mertuanya. Lebih mengejutkan lagi, bayi malang tersebut mengalami pembengkakan di bagian dada setelah diberi camilan.
Sebagai ibu baru, Rusti menyatakan bahwa tidak tahu bahwa ada efek buruk saat memberikan makanan ringan kepada bayi yang masih kecil.
"Patah hati saya melihat dada anak bengkak karena diberi makan canilan selama 3 hari. Saya tidak tahu bayi berusia 3 hari belum bisa diberi makanan itu. Maafkan ibu ya nak," ungkap Rusti
Rusti menyatkaan bahwa ia telah mencoba untuk menghentikan ibu mertuanya tetapi dia dimarahi.
Baca Juga: Viral Video Detik-Detik Perahu Wisata Tenggelam, Penumpang Panik Anak-Anak Menangis
Menurut Rusti, mertuanya juga tidak mengetahui soal itu karena menurutnya, dulu tidak ada pantangan seperti ini.
Setelah itu, Rusti mulai belajar terkait terkait ilmu 'parenting' yang baik dan benar.
"Alhamdulillah, sekarang adek sehat dan baik-baik saja dan sekarang adek berusia empat bulan," ungkap Rusti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Pertarungan di Senayan: Menghapus Ambang Batas Parlemen Demi Suara Rakyat atau Stabilitas Politik?
-
Fraksi PSI Kritik Pemprov DKI: Subsidi Pangan Sulit Diakses, Stunting Masih Tinggi
-
Dharma Pongrekun Kritik Respons Pemerintah soal Virus Nipah: Hanya Mengikuti Alarm Global!
-
Bongkar Sindikat Narkoba di Jakarta, Polisi Sita 450 Ekstasi dan 66,5 Gram Sabu
-
Green Media Network Dideklarasikan, Pers Bersatu untuk Isu Lingkungan
-
Eksekusi Hotel Sultan Tinggal Menghitung Hari, Karyawan dan Penyewa Diminta Tenang
-
Soal Pembangunan Gedung MUI di Bundaran HI, Golkar: Itu Kebutuhan Strategis, Bukan Kemewahan
-
Link Simulasi Soal TKA 2026 dan Panduan Lengkap Terbaru
-
HPN 2026, Polda Metro Jaya Soroti Bahaya Framing Medsos
-
BGN Paparkan Mekanisme Pelaksanaan MBG Selama Ramadan