Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto mengatakan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memiliki layanan transaksi harian yang aktif di seluruh kantor pertanahan Indonesia, yang bertujuan untuk menciptakan pelayanan publik yang baik.
"Hal ini harus diwujudkan ke dalam sebuah program kerja untuk mendukung visi Kementerian ATR/BPN, yaitu dengan menciptakan pelayanan publik yang baik melalui tata kelolanya yang berkualitas dan memberikan kepercayaan kepada masyarakat," ujarnya, saat menjadi keynote speaker "Penguatan Pengelolaan Pengaduan melalui SP4N-LAPOR!", yang diselenggarakan oleh Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN secara daring, Jakarta, Senin (7/3/2022).
Menurutnya, di era keterbukaan informasi seperti sekarang ini, pelayanan publik dituntut maksimal dan memiliki respons yang cepat dalam melayani masyarakat, salah satunya melalui pengelolaan pengaduan masyarakat yang merupakan suatu keniscayaan dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik. ATR/BPN berupaya terus meningkatkan pengelolaan pengaduan masyarakat sesuai dengan visi dan misi, yaitu menjadi institusi di bidang pertanahan dan tata ruang yang terpercaya dan berstandar dunia.
Mengenai sistem pengelolaan pengaduan SP4N-LAPOR! yang dibangun Kementerian PAN-RB, ia menuturkan, pengelolaan pengaduan melalui kanal tersebut perlu didukung dan direspons dalam waktu yang cepat.
"Kita juga harus melakukan respons time yang cepat, untuk melakukan respons terhadap pengaduan yang ada. Jumlah pengaduannya pasti akan banyak, karena volume kita luar biasa banyaknya, baik yang transaksi jual beli, hak tanggungan dan lainnya," tutur Himawan.
Pada kesempatan yang sama, Asisten Deputi Transformasi Digital Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB, Yanuar Ahmad mengatakan, SP4N-LAPOR! dikelola secara berjenjang. Menurutnya, agar terwujud pengelolaan pengaduan yang baik, maka perlu ada mekanisme monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara berjenjang.
Untuk memaksimalkan tata kelola pengaduan masyarakat melalui SP4N-LAPOR!, diperlukan penguatan dari kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM).
"Untuk dapat memaksimalkan tata pengelolaan pengaduan melalui SP4N LAPOR!, maka diperlukan penguatan kelembagaan dan SDM. Penguatan kelembagaan ini juga menjadi salah satu program yang dicakup dalam roadmap SP4N-LAPOR!. Terdapat empat indikator dalam upaya penguatan, diantaranya komitmen pembuat kebijakan, kualitas koordinasi, alokasi SDM yang memadai, dan efektivitas pembelajaran SP4N-LAPOR!" ungkapnya.
Turut hadir dalam acara ini, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN, Yulia Jaya Nirmawati. Ia menjelaskan, selain SP4N-LAPOR!, Kementerian ATR/BPN juga memiliki kanal-kanal pengaduan masyarakat yang lain, seperti di media sosial, email, dan hotline.
"Terlebih di masa pandemi ini, interaksi melalui media sosial cukup tinggi dengan menggunakan #TanyaATRBPN. Tadinya masyarakat banyak bertanya melalui loket, tetapi adanya pembatasan karena pandemi selain SP4N-LAPOR kita juga membuka melalui email dan hotline," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ketua Komisi II DPR Dukung Percepatan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap yang Dilakukan ATR/BPN
-
Bagaimana JKN Bisa Bermanfaat bagi Masyarakat, Ini Penjelasan Kementerian ATR/BPN tentang BPJS Kesehatan
-
Tak Hanya Jual Beli Tanah, Pelajar dan Mahasiswa Wajib Punya BPJS Kesehatan! Ini Aturan Selengkapnya
-
BPJS Kesehatan untuk Layanan Publik, Pemerintah Punya Banyak PR yang Harus Diselesaikan
-
Syarat Membuat BPJS Kesehatan Mandiri, Segera Daftar Agar Bisa Mengurus SIM, STNK hingga Anak Masuk Sekolah!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Prabowo Minta Luhut sampai Purbaya Sampaikan Laporan Terbuka di Sidang Kabinet Paripurna
-
Jelang Putusan! Nasib Direktur PT WKM, Lee Kah Hin di Kasus Sumpah Palsu Ditentukan Pekan Depan
-
Akui Ijazah Jokowi Asli, Rismon Bakal Tulis Buku Antitesis dari "Jokowi's White Paper"
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta
-
Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas
-
Temui Gibran di Istana Wapres, Kini Rismon Sianipar Akui Ijazah Jokowi 100 Persen Asli
-
Mengenal 'Pasukan Siluman' Unit NOPO, Sang Penjaga Nyawa Mojtaba Khamenei