Suara.com - Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) diingatkan kembali untuk menomorsatukan integritas dan kompetensi. Nilai-nilai dasar PNS adalah ANEKA, sebuah singkatan dari Akuntabilitas PNS, Nasionalisme, Etikapublik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi.
"ANEKA adalah sebuah ringkasan untuk menjelaskan apa itu integritas," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, saat melantik 37 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan BPVP Sidoarjo, Banyuwangi, Lombok Timur, Lembang, BBPVP Bandung, dan BBPKK Lembang, di Gedung BPVP Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (18/3/2022)
Pertama, integritas. Anwar mengatakan, sejak dinyatakan lulus, CPNS harus menjalani diklat. Dalam program tersebut, para CPNS mempelajari beberapa hal, termasuk nilai-nilai dasar PNS.
Kedua, kompetensi. Anwar mendorong CPNS, agar menjadi aparatur negara yang berkompeten, yakni profesional di bidangnya. Sedangkan untuk mewujudkannya, ia minta para CPNS agar terus belajar, baik melalui jalur pendidikan formal maupun informal.
Menurutnya, paradigma bahwa pimpinan tidak pernah salah merupakan masa lalu dan tidak lagi relevan. Pimpinan, disebutnya bisa salah dan pegawainya bisa benar.
"Oleh karena itu, mari kita ciptakan semua iklim pembelajaran. Kita saling belajar. Kita saling mencari ilmu dari siapa pun," ucapnya.
Berita Terkait
-
Sidang ILO ke-344, Kemnaker: Para Menaker ASEAN Sepakat Tingkatkan Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja
-
Hindari Terjadi PHK, Kemnaker Minta Pekerja dan Manajemen SiCepat Selesaikan Masalah dengan Dialog
-
Kemnaker: Pelatihan Vokasi Berbasis Komunitas Masyarakat Merupakan Pendekatan Baru yang Ditawarkan dalam G20
-
Kemnaker Optimistis Program MBKM Dapat Menekan Tingkat Pengangguran
-
RI-Malaysia Sepakati Penempatan PMI Melalui Sistem Satu Kanal
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Rachmat Gobel Wafat Tanpa Riwayat Penyakit, Putra: Kembali dalam Kondisi Paling Ideal
-
Prabowo: Jangan Lawan Kehendak Rakyat dengan Membiarkan Korupsi
-
JK di Pemakaman Rachmat Gobel: Kita Kehilangan Sosok yang Paham Masalah Bangsa
-
Hakim Ungkap Rincian Suap Rp91,77 Miliar Blueray Cargo ke Pejabat Bea Cukai
-
Tepis Isu Perang Institusi, Komjak: Rumah Jampidsus Digeledah Bukan Sinyal Konflik Jaksa dan Polri
-
Siasat Sembunyikan Aset? KPK Duga Rumah Mewah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Gunakan Nominee
-
KPK Siap Supervisi Kasus Jampidsus Febrie: Tak Ada Kata Tidak Siap!
-
Panas Lembap Kian Berbahaya akibat Perubahan Iklim, Mengapa Tubuh Semakin Sulit Beradaptasi?
-
KPK Bakal Kuliti LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah Buntut Rumah Mewah di Sentul
-
'Hukum Jangan Berdasar Pesanan!' Prabowo Diminta Turun Tangan Evaluasi dan Berish-bersih Kejagung