Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meyakini program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dapat menekan tingkat pengangguran angkatan kerja berbasis S1 dan diploma, yang setiap tahun menyumbang sebanyak 1,2 juta.
Maka dari itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menyambut positif tawaran kerja sama Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam bidang pelaksanaan dan pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi, melalui bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, serta implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), termasuk pemagangan mahasiswa.
"Saya senang dengan program MBKM ini, sebagai salah satu upaya mengurai dunia ketenagakerjaan yang sering terjadi mismatch atau ketidaksesuaian antara supply dan demand," ujar Ida Fauziyah di kantor Kemnaker, Jakarta Pusat pada Kamis, (17/3/2022).
Ida Fauziyah berharap, melalui kerja sama ini juga tercipta link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
"Saya sangat mendukung upaya UIN Sunan Kalijaga menyiapkan calon tenaga kerja kita ini benar-benar siap menghadapi pasar kerja 2 s.d 3 tahun mendatang. Termasuk menghadapi kesiapan mereka memilih menjadi seorang wirausaha," katanya.
Lebih jauh dia mengatakan, salah satu tujuan program MBKM ini yakni membangun persahabatan mahasiswa antar daerah, suku, budaya, dan agama, sehingga meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
Beberapa bentuk kegiatan belajar yang dapat dilakukan seperti pertukaran mahasiswa antar program studi (prodi) pada kampus yang sama, pertukaran mahasiswa dalam prodi yang sama pada kampus yang berbeda, dan pertukaran mahasiswa antar prodi pada kampus yang berbeda.
Sedangkan Rektor Al Makin berharap, dapat segera terjalin kesepakatan kerja sama dalam program/kebijakan MBKM, sesuai instruksi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, agar diterapkan di sejumlah perguruan tinggi baik negeri dan swasta di Indonesia.
"Tujuan kesepakatan bersama ini adalah pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas secara terpadu, koordinatif, sinergis, dan mengembangkan sumber daya kampus melalui kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat," katanya.
Baca Juga: RI-Malaysia Sepakati Penempatan PMI Melalui Sistem Satu Kanal
Bentuk kegiatan yang akan ditindaklanjuti adalah Expo MBKM yang melibatkan Kemennaker. Selain itu, UIN Sunan Kalijaga juga dilibatkan dalam forum perguruan tinggi.
Berita Terkait
-
Di Depan Pelaku Seni NTB, Menaker: Musisi Dapat Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial
-
Indonesia Jadi Tuan Rumah G20 Bidang Ketenagakerjaan, Sekjen Kemnaker: Kita Bisa Sejajar dengan Negara Lain
-
Employment Working Group G20 Dimulai, Kemnaker Bahas 4 Isu Utama Terkait Ketenagakerjaan
-
Side Event C20, Ajang Berbagi Pengalaman Atasi Pandemi
-
Mulai Pertemuan Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjaan G20, Berikut Isu Prioritas yang Dibahas Kemnaker
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
-
Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya
-
BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant
-
Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN
-
Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia