Bahkan, ada yang mencoba menjelaskan sosok Roy Suryo kepada Marc Marquez dalam Bahasa Spanyol.
"Marquez, saya harap Anda tidak percaya orang ini karena dia adalah lawan dari pemerintah kita," tulis akun @triyo***.
"Percayalah, rakyat Indonesia sangat menikmati balapan kemarin. Saya harap Anda segera pulih," jelasnya lagi.
Terdapat pula warganet yang menanggapi tweet Roy Suryo dengan santai. Mereka membayangkan reaksi Marquez saat membaca postingan ini.
"Nyari kamus dulu om buat bacanya ya," celetuk akun @Hantuyasta***.
"Pas mau baca mata langsung berkunang-kunang," sahut akun @Rancap42993***.
Hingga berita ini dipublikasikan, unggahan tweet Roy Suryo ini telah memperoleh tanda suka lebih dari 60 akun.
Kritik Roy Suryo beberapa waktu lalu terkait gelaran MotoGP Mandalika pun turut mengundang reaksi pejabat, seperti Staf Khusus Menteri Keuangan.
Yustinus Prastowo selaku Stafsus Menkeu menjelaskan kepada Roy Suryo, triliunan APBN yang dikucurkan dapat menjadi bentuk investasi untuk kawasan Lombok dan sekitarnya. Bahkan, disebut akan menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan di masa mendatang.
Baca Juga: Para Staf Hotel di Lombok Berharap Pariwisata Tetap Bergairah Meski MotoGP Telah Usai
Komentar pedas juga dilontarkan oleh Ruhut Sitompul. Menanggapi kritik Roy Suryo, tokoh politik ini menggunakan peribahasa "tong kosong".
Kontributor : Hayuning Ratri Hapsari
Berita Terkait
-
Para Staf Hotel di Lombok Berharap Pariwisata Tetap Bergairah Meski MotoGP Telah Usai
-
Cerita Anggota PJR Polda NTB Saat Dibonceng Franco Morbidelli Naik Motor Dinas ke Bandara
-
Cerita Pebalap MotoGP Morbidelli Pinjam Motor Polisi buat Kejar Pesawat di Bandara, Aipda Prayitno jadi Dewa Penolong
-
Apa itu Diplopia? Kondisi yang Dialami Marc Marquez Usai Kecelakaan Fatal di Sirkuit Mandalika
-
Event Internasional Tidak hanya Citra Negara, tapi Juga Ekonomi Masyarakat
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
Meski Mudik 2026 Lebih Lancar, DPR Masih Temukan Masalah di Pelabuhan dan Rest Area Tol
-
Dubes Arab Saudi Temui Megawati, Minta Peran Aktif untuk Perdamaian Timur Tengah
-
Usulan BNN Soal Larangan Vape, DPR: Kalau Memang Ada Risetnya, Itu Bagus
-
Pimpin Revitalisasi Kawasan, Rano Karno Bakal Berkantor di Kota Tua
-
TAUD Ungkap Ada 16 Terduga Pelaku Sipil di Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Sekutu AS Kecam Israel, Desak Gencatan Senjata dengan Iran juga Berlaku di Lebanon
-
Pramono Anung Sebut Aduan Warga ke JAKI Tidak Turun Usai Skandal Foto AI, Tapi Tak Boleh Terulang
-
Aktivis: Dasco Sering Hadiri Diskusi Informal Lintas Spektrum Politik Demi Serap Kritik
-
Siswi SMP Kalideres Diduga Jadi Korban Pelecehan saat Pulang Sekolah, Ini Hasil Temuan Polisi
-
Hasil Dialog Pandji Pragiwaksono Soal Kasus Mens Rea, Diminta Tobat dan Berakhir Sejuk