Suara.com - Positivity rate Covid-19 sudah turun ke level aman WHO, 4,55 persen Senin lalu (21/3/2022). Meski demikian, Badan Intelijen Negara (BIN) justru terus menggencarkan percepatan vaksinasi di daerah dan pelosok Tanah Air.
Kepala BIN Daerah (Kabinda) Bangka Belitung, Imam Santoso mengatakan, jajarannya menggunakan metode jemput bola ke masyarakat. Menurutnya, upaya tersebut dilakukan agar distribusi vaksin dapat tersebar merata hingga ke pelosok daerah.
“Vaksinasi door to door sangat efektif untuk melayani masyarakat di daerah pedalaman yang jauh dari pusat kota maupun fasilitas kesehatan,” ujar Imam dalam keterangannya ditulis Kamis (24/3/2022).
Selain itu, dia menerangkan, adanya vaksinasi dengan metode tersebut diyakini ampuh meningkatkan capaian jumlah serta cakupan wilayah vaksinasi untuk meningkatkan pertahanan masyarakat menghadapi penyebaran subvarian Omicron BA.2 yang sudah masuk ke Indonesia.
“Berbagai indikator pandemi terus membaik. Kita harus kawal ini agar tidak berbalik arah. Kami bersama dengan Pemda di semua tingkatan terus membuka gerai-gerai vaksinasi yang bertujuan untuk mempermudah akses vaksin bagi masyarakat,” terangnya.
Imam mengatakan, penanganan Covid-19 membutuhkan peran aktif masyarakat dengan memanfaatkan fasilitas vaksinasi yang telah disediakan. Serta dengan terus menerapkan kebiasaan hidup sehat dan sadar bahaya infeksi berbagai penyakit.
“Masyarakat jangan ragu untuk mengikuti program vaksinasi karena terbukti aman meningkatkan imunitas tubuh sehingga tidak mudah terjangkit Covid-19,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel