Suara.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap kasus teroris dan meringkus lima orang terduga pelaku di sejumlah daerah di Indonesia. Terkait pengungkapan kasus terorisme itu, tim Densus juga menyita sejumlah barang bukti dari mulai senjata tajam, senjata airgun hingga sejumlah buku-buku.
Barang bukti yang ditemukan terkait penangkapan lima terduga teroris itu di antaranya adalah samurai merek baton sword, satu set Airgun CM-036 model AK-47, Airgun merek PM Model Makarof, satu plastik gotri, satu gas airgun, dua kotak peluru mimis, dan senjata plastik merek D-Cobra.
Selain itu, tim Densus juga menyita beragam seperti berjudul 'Tarbiyah Jihadiyah', 'Ad-Daa' Wa Ad-Dawaa', 'Kitab Tauhid', 'Ya Mereka Memang Thogut', 'Menyambut Perang Salib Baru', dan 'Al-Wala Wal-Bara'.
Terkait kasus ini, kelima pelaku diduga terafiliasi dengan jaringan Islamic State in Iraq Syria (ISIS).
Sebelumnya, Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar menyebut kelima terduga teroris ini ditangkap pada 15 Maret 2022 lalu.
"Iya benar ditangkap," kata Aswin saat dikonfirmasi, Kamis (24/3/2022).
Aswin merincikan kelima terduga teroris ini masing-masing berinisial MR, HP, MI, RBS, dan DK.
Mereka ditangkap di beberapa wilayah meliputi Kabupaten Kendal, Jawa Tengah; Jakarta Barat, Lampung, dan Tangerang Selatan.
Peran dari kelima terduga teroris itu yakni menyebarkan konten propaganda di media sosial
Baca Juga: Sebar Propaganda di Medsos Biar Orang Berjihad, 5 Terduga Teroris Jaringan ISIS Ditangkap Densus
"Bertujuan untuk membangkitkan semangat jihad sehingga orang yang melihat terpicu melakukan jihad amaliah."
Berita Terkait
-
Sebar Propaganda di Medsos Biar Orang Berjihad, 5 Terduga Teroris Jaringan ISIS Ditangkap Densus
-
Pimpinan Baru Bikin ISIS Makin Eksis Kendalikan Jaringan Terorisme di Seluruh Indonesia
-
Densus 88 Polri Tangkap Teroris di Bogor, Pernah Berencana Ingin Melakukan 'Amaliah' di Gedung DPR RI
-
Kompolnas Dapatkan Kronologi Lengkap Tewasnya Dokter Sunardi Ditembak Tim Densus 88, Sempat Tabrak Mobil dan Motor
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB
-
Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif
-
Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman