Suara.com - Kisah seorang istri yang mengamuk mendobrak pintu kamar diduga suaminya berselingkuh telah menjadi viral di media sosial.
Menyadur dari situs Mstar, diketahui ia telah bercerai dari suaminya. Wanita ini pergi ke rumah untuk mengambil barang-barangnya.
Diketahui, wanita ini adalah orang Indonesia sementara mantan suaminya yang diduga berselingkuh itu orang asli Malaysia. Peristiwa diduga terjadi di Malaysia.
Saat memasuki rumah, wanita ini terkejiut karena menemukan mantan suaminya tidak sendiri. Mantan suaminya diduga tengah bersama seorang wanita di kamar.
Parahnya, wanita ini ternyata baru saja melahirkan bayi yang usianya kini masih 6 bulan sementara mantan suaminya asyik berduaan dengan wanita lain.
"Anaknya masih enam bulan, bapaknya sudah membawa wanita ke dalam rumah," tulis keterangan yang diberikan dalam video.
Ia terus menggedor pintu dan berteriak-teriak kepada mantan suami yang sedang bersama perempuan lain.
Tidak ada respons dari sang mantan suami, wanita ini mendobrak pintu kamar yang ditempati suaminya.
Ia mendobrak dan merusak kenop pintu dengan ulekan dan sapu.
"Buka, buka itu kataku. Kenapa, kamu takut? Aku tidak akan menyentuh wanitamu. Aku mendobrak pintu ini," ucapnya dikutip Suara.com dari Mstar, Rabu (30/3/2022).
"Sekarang kau buka. Di dalam ada selimut, cadar semua aku punya. Kipas semua aku punya. Aku mau ambil. Bukalah. Aku beneran ni," ucapnya.
Wanita ini terus memanggil sang mantan suami dan meminta membukakan pintu. Ia juga berjanji tidak akan menyakiti mantan suaminya jika dibukakan pintu.
"Buka, aku tidak akan menyakitimu," katanya dengan nada marah dan berusaha mendobrak kenop.
Wanita ini lalu mengancam sang mantan suami. Jika tidak dibukakan pintu, ia mau memanggil ibu sang mantan suami.
"Kamu tidak mau buka, saya panggil ibumu sekarang eh. Eh saya sudah cerai, saya mau ambil barang saya. Buka. Saya mau kembalikan titipan (rumah), itu uang anak saya," ucapnya.
Berita Terkait
-
Viral Mobil Honda HRV Diduga Halangi Ambulans di Tol Cawang, Polisi: Dikasih Jalan Enggak Bisa Juga, Macet Total
-
Viral Kue Tart Desain Koyo Bikin Kagum, Cocok untuk Kaum Remaja Jompo
-
Pelanggan Diduga Tak Angkat Telepon dari Driver Ojol, Keduanya Adu Mulut sampai Pelanggan Banting Helm
-
Viral Remaja Meninggal Diduga Akibat Kecanduan Main Game, Disebut Jadi Sering Begadang dan Telat Makan
-
Viral! Berantem Saat Lagi Boncengan Naik Motor, Cewek Ini Terekam Berkali-kali Aniaya Pacarnya
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Aset PT MASI Rp 14,5 Triliun Dibekukan, Korban Ilegal Akses Desak Kepastian Uang Kembali
-
Ahmad Muzani: Indonesia Bisa Kapan Saja Keluar BoP, Tapi Butuh Hal Ini
-
Turkiye Tangkis Rudal Iran, Kirim Peringatan ke Teheran
-
Timur Tengah Memanas, DPR Segera Panggil Kementerian Haji Bahas Nasib Jemaah Umrah
-
Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang
-
Pengamat: BHR untuk Mitra Ojol Bentuk Kebijakan Perusahaan Berbasis Produktivitas
-
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Sering Telat, DPR Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
-
Kubu Yaqut Pertanyakan Keabsahan Kerugian Negara Rp622 M: Nilainya Berubah-ubah
-
Hak Korban Kekerasan Seksual Terabaikan, LBH APIK Kritik Penerapan RJ dan Pemotongan Anggaran
-
Kerugian Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Beberkan Bukti Audit BPK di Praperadilan Yaqut