Suara.com - Isu Presiden Joko Widodo siap lanjut memerintah sebanyak 3 periode terus menuai pro dan kontra. Meski begitu, Jokowi telah menekankan pihaknya siap mengikuti konstitusi yang berlaku.
Namun isu tersebut terus dibahas publik, apalagi setelah wawancara Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono mengenai masalah serupa kembali menjadi viral.
Klip video wawancara tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @sisiterangofficial. Dalam kesempatan tersebut SBY mengaku pernah ditawari hal yang sama namun menolaknya.
"Andaikata saya ini bisa maju lagi untuk yang ketiga kalinya dan tidak dilarang oleh konstitusi dan undang-undang yang berlaku, saya pun mengatakan, saya tidak akan maju lagi," tegas SBY, dikutip Suara.com pada Senin (4/4/2022).
SBY mengaku telah banyak bercermin dari kisah-kisah pemimpin dunia. Ada potensi untuk seseorang menjadi pemimpin yang tiran dan diktator apabila terlalu lama berkuasa.
Hal itulah yang dicemaskan SBY apabila ia mendapat kesempatan untuk kembali memerintah di Indonesia.
"Pemimpin yang terlalu lama berkuasa itu biasanya tidak baik. Saya membaca banyak sekali pengalaman pemimpin-pemimpin dunia, pemimpin yang berkuasa begitu lamanya, biasanya, tentu tidak semua, itu cenderung untuk menyalahgunakan kekuasaan," terang SBY.
"Itu biasanya menjadi tiran, diktator," sambungnya. Hal itulah yang kemudian menghalangi SBY untuk menerima pinangan kembali menjabat di periode ketiga.
Rekaman wawancara itu belakangan kembali menjadi viral dan banyak menuai tanggapan warganet. Meski tak terang-terangan, publik ramai menyentil soal sikap pemerintah sekarang yang dianggap masih abu-abu.
Baca Juga: DPR Cecar Soal Dukungan APDESI Jokowi 3 Periode, Mensesneg: Itu di Luar Pengetahuan Kami
"Apakah presiden sekarang juga akan melakukan hal yang sama?" tanya @sisiterangofficial di kolom caption.
"Yang sekarang jangankan taat konstitusi... kalo bisa konstitusi itu ditabrak yang penting bisa terus berkuasa," ujar warganet.
"Lha yang sekarang ini 2 periode aja udah gabaik, apalagi mau lanjut 3 periode makin ancurr dahh," kata warganet.
"Dengar tu pakde jangan serakah," imbuh warganet lain.
Untuk video selengkapnya dapat disaksikan di sini.
Tag
Berita Terkait
-
Viral! Pria di Pasar Ini Mirip Presiden Jokowi, Emak-emak: Pak Turunin Harga Minyak
-
DPR Cecar Soal Dukungan APDESI Jokowi 3 Periode, Mensesneg: Itu di Luar Pengetahuan Kami
-
Cecar Pramono hingga Moeldoko di DPR, Mardani PKS: Mudah-mudahan Tak Ada Anggaran untuk Kegiatan Isu 3 Periode
-
Jleb! Rocky Gerung Semprot Luhut, Gegara Puji Jokowi Soal RI Jadi Tuan Rumah G20
-
Amien Rais Soal Jokowi 3 Periode, Bandingkan Pakde dengan Bung Karno: Semi Komunisme, Kekuatan Islam akan Dipreteli
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat