Suara.com - Aktor-aktor yang terlibat di dalam kasus korupsi proyek Hambalang menjadi sebuah teka-teki besar. Diketahui bahwa sosok mantan politisi Partai Demokrat, Angelina Sondakh bukan hanya pelaku tunggal dalam kasus korupsi tersebut. Ternyata, sosok ayahanda Angelina Sondakh pernah hampir menyebut siapa dalang di balik kasus korupsi Hambalang yang menjerat anaknya.
Perempuan yang kerap disapa Angie tersebut memberikan pengakuannya pada sebuah wawancara dengan Rosiana Silalahi (Rosi) pada Sabtu (2/04/2022).
Dalam acara yang bertajuk Rosi tersebut, Rosi mengingat kembali bahwa sosok ayah yang kerap Angie panggil Opa menyebut adanya sosok dalang dalam kasus yang menyeret Angie. Aktor tersebut ia nilai sebagai sosok yang menjerumuskan Angie hingga terlibat tindakan korupsi semasa karier sebagai politisi Partai Demokrat.
"Saya baca Opa mengatakan bahwa 'saya tahu ada mastermind di situ, seorang aktor besar yang menjerumuskan anak saya, mempromosikan anak saya, tapi justru menjerumuskan anak saya'," ucap Rosi mengingatkan soal perkataan ayah Angie di persidangan.
Meskipun nyaris diungkapkan sosoknya, Opa dan Angie kompak untuk tidak menyebut namanya secara terang-terangan di persidangan. Lantas, hal tersebut menjadi pertanyaan besar oleh Rosi.
"Opa sendiri tidak ingin menyebutnya, kenapa Angie tidak ingin menyebutnya, dalam persidangan," tanya Rosi
"Saya takut, saya masih berpikir, Keanu harus selamat, Opa harus selamat, dan kalau saya mau dibilang penakut, saya terima,"jawab Angie mengenai mengapa ia merahasiakan sosok dalang tersebut.
Angie mengaku takut menyebut nama dalang korupsi Hambalang yang menjerumuskan dirinya akan berimbas pada keselamatan sang anak dan Opa. Ia juga tidak ingin anaknya hidup dengan ketakutan lantaran Angie merawat Keanu seorang diri.
"Karena saya ingin lebih melihat Keanu tumbuh besar, normal, tanpa ketakutan juga di Keanu, saya single parent, kakakku meninggal, so I basically I'm running it by my self [jadi pada akhirnya, aku menghadapi semua ini seorang diri -red]," lanjut Angie dalam pengakuannya menutupi nama sosok dalang yang menjerumuskan dirinya.
Rosi juga mempertanyakan mengapa Angie mengkhawatirkan keselamatan Keanu jika ia menyebut nama aktor tersebut.
"Mengapa, kalau kamu mengatakan aktor, the big actor, di belakang megakorupsi Hambalang ini, itu akan, harga bayarannya adalah keselamatan Keanu?,"tanya Rosi.
Kendati sang ayah telah menyebutkan adanya sosok dalang, Angie berbeda pendapat. Ia tidak pernah terang-terangan menyebut kehadiran sosok dalang.
"Saya tidak "Saya tidak mengjudge, ataupun tidak mau mengatakan, yes there is. Saya nggak pernah bilang ini ada kekuasaan besar dan it's my feeling [itu adalah perasaan saya -red], ketakutan ada di dalam aku,"terang Angie.
Meskipun tidak secara terang-terangan menyebut adanya dalang, Angie menjawab bahwa secara logika, kasus korupsi sebesar ini tidak mungkin dilakukan Angie seorang diri lantaran dirinya adalah orang baru di dalam dunia politik.
"Mbak, gak ada orang yang bisa korupsi sendiri. Saya ini siapa? Saya hanya orang yang datang dari Manado, masuk ke politik, logically [secara logis -red] gak akan masuk akal,"pungkas Angie.
Berita Terkait
-
Tangis Keras Angelina Sondakh Ingat Harus Gali Parit sampai 'Main' Sampah demi Ketemu Anak: Saya Ibu yang Buruk!
-
Blak-blakan Angelina Sondakh: Saya Bukan Yesus, Saya Enggan Dikorbankan Sendirian
-
Berbeda Keyakinan, Ayah Angelina Sondakh Doakan Ini di Momen Buka Bersama
-
Kembali Terjerat Perkara Baru di KPK, Walkot Bekasi Rahmat Effendi Resmi jadi Tersangka Kasus Pencucian Uang
-
KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Ardian Noervianto
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004