Suara.com - Saat menjalankan ibadah puasa, umat muslim membutuhkan jadwal imsakiyah Ramadhan 2022 seluruh Indonesia agar bisa memulai ibadah puasa dengan tepat. Jadwal tersebut bisa Anda download langsung untuk memudahkan.
Oleh karena itu, Kementerian Agama, PP Muhammadiyah, dan PBNU menyediakan link download jadwal imsakiyah ramadhan 2022 seluruh Indonesia. Anda yang membutuhkannya bisa mengunduh dokumen tersebut di situs resmi mereka.
Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2022 Seluruh Indonesia dari Muhammadiyah
Anda bisa melakukan download jadwal imsakiyah Ramadhan 2022 seluruh Indonesia dari Muhammadiyah dengan mengakses situs PP Muhammadiyah. Tersedia file PDF jadwal imsakiyah dalam google drive yang bisa diunduh oleh siapa saja.
File dokumen PDF jadwal imsakiyah Ramadhan 2022 dari PP Muhammadiyah bisa diunduh secara gratis. Adapun link download jadwal imsakiyah Ramadhan seluruh Indonesia dari Muhammadiyah adalah sebagai berikut:
Link Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2022 Seluruh Indonesia | Muhammadiyah
Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2022 Seluruh Indonesia dari Kemenag
Anda juga bisa mendapatkan link download jadwal imsakiyah Ramadhan 2022 seluruh Indonesia dari Kemenag dengan mengakses situs web resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kemenag.
Selain jadwal Imsakiyah terdapat juga jadwal sholat lima waktu termasuk shalat magrib dan buka puasa. Berikut cara download jadwal imsakiyah Ramadhan 2022 seluruh Indonesia dari Kemenag.
Baca Juga: Cuti Bersama Lebaran 2022 Berapa Hari? Catat Tanggalnya, Siap-siap Bisa Liburan Panjang!
1. Buka situs bimasislam.kemenag.go.id/jadwalimsakiyah atau klik di sini
2. Pilih provinsi, kota/kabupaten, dan tahun 1443 H/2022 M
3. Klik ikon tanda search 'Proses Data'
4. Akan muncul jadwal imsak di baris bawah situs
5. Ada ikon download, silahkan klik, dan Anda akan mendapatkan file excel berisi jadwal imsakiyah per kabupaten/kota secara otomatis
Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2022 Seluruh Indonesia dari NU
Berita Terkait
-
Berapa Biaya Haji 2022? Ini Rincian Biaya Resmi yang Sudah Disahkan Pemerintah
-
Malam Lailatul Qadar, Ini Keistimewaan, Bacaan Doa Khusus dan Tanda-tandanya
-
4 Manfaat Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan: Mendapat Pengampunan Dosa hingga Malam lailatul Qadar!
-
5 Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar yang Bisa Jadi Petunjuk dan Cara Meraih Malam Lebih Baik dari Seribu Bulan!
-
Arab Saudi Buka Ibadah Haji, Pemerintah Usulkan Biaya Haji Rp 42 Jutaan
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Siap-siap! Kemenhan Siapkan 4.000 ASN dari 49 Instansi Kementerian-Lembaga Ikuti Komcad Mulai April
-
Jelang Lebaran, Menpan RB Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Tolak Bingkisan Gratifikasi
-
Mensos Gus Ipul Serahkan Santunan Duka pada 23 Prajurit TNI AL Korban Longsor Cisarua
-
Tak Ada Rencana Reshuffle Jelang Ramadan dan Lebaran, Pemerintah Lagi Fokus Lakukan Ini
-
DPR Setujui Hibah Kapal Patroli Jepang Senilai 1,9 Miliar Yen, Apakah Ini Menguntungkan?
-
Menaker Yassierli: Perusahaan Wajib Bayar Upah Penuh Karyawan Selama WFA Lebaran 2026
-
Jaksa Ungkap Kemahalan Harga dalam Sidang Korupsi Pengadaan Chromebook Kemendikbudristek
-
Roy Suryo Cs akan Boyong Bonatua Silalahi Jadi Ahli Meringankan di Kasus Ijazah Jokowi
-
TP PKK Pusat Salurkan Bantuan Kepada Korban Bencana Banjir Bandang di Kabupaten Bireuen
-
Heboh Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Refly Harun: Hasil Penelitian Roy Suryo 99,9 Persen Palsu