Suara.com - Pengamat politik, Rocky Gerung, menyindir Ganjar Pranowo yang ikut-ikutan “jualan” isu radikalisme dan intoleransi untuk meningkatkan popularitasnya. Itu setelah Gubernur Jawa Tengah tersebut mengundang Jack Harun, eks narapidana terorisme saat menggelar open house virtual via Zoom pada Hari Raya Idulfitri 1434 H dari rumah dinasnya, Senin (2/5/2022).
Rocky Gerung menilai Ganjar terlalu sering melemparkan isu radikalisme sejak beberapa tahun terakhir. Dia menyesalkan Ganjar yang digadang-gadang menjadi capres 2024 justru hanya mengangkat isu radikalisme tanpa menawarkan gagasan untuk masa depan bangsa Indonesia.
“Kita ingin Ganjar itu ada etika, intelektualitas. Tapi kalau kita lihat kampanye Ganjar itu cuma soal radikalisme, intoleransi, di mana isi pikiran masa depan?” kata Rocky Gerung dalam videonya yang diunggah di YouTube Rocky Gerung Official, Sabtu (7/5/2022).
Rocky menilai Ganjar tak menyadari penyebab radikalisme di Jawa Tengah justru karena tingginya kemiskinan di wilayah itu. Merujuk lndeks Kemiskinan dan Ketimpangan Pengeluaran Penduduk Jawa Tengah 2021 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Jateng mengalami peningkatan signifikan di 2021.
“Karena Jateng ini provinsi yang kemiskinannya naik 5 kali lipat, jumlah kabupaten yang miskin 5 kali lipat. Nah itu sebetulnya sumber radikalisme. Siapa yang buat kebijakan? Ya Ganjar yang bikin,” tukasnya.
Ganjar pun kemudian diijuluki sebagai “Jokowi Kecil” karena dianggap hanya mengembuskan isu yang menakut-nakuti rakyat. Sementara pesaing Ganjar, Anies Baswedan, dianggap telah menunjukkan prestasi nyata saat menjabat Gubernur DKI Jakarta. Terakhir Anies dipuji usai meresmikan Jakarta International Stadium (JIS). Rocky menyebut Anies mampu melampaui kemampuan konseptual Ganjar.
“Seluruh kegiatan dia di Jakarta kemarin disorot oleh internasional. Kalau dia (Ganjar) hanya bikin isu saja. Lain kalau dia bilang, ‘saya Ganjar Pranowo ingin bertanggung jawab terhadap kemiskinan yang diakibatkan oleh policy saya selama lima tahun ini atau sepuluh tahun’,” cetus Rocky Gerung.
Rocky Gerung mengatakan data BPS menjadi jawaban atas pernyataan Ganjar yang kerap menggembar-gemborkan radikalisme.
“Kalau kita pastikan logikanya, Ganjarlah penyebab radikalisme di Jateng. Kenapa? Karena kemiskinan itu adalah sumber radikalisme. Apakah kemiskinan itu berkurang? Tidak, justru bertambah,” ujar dia.
Baca Juga: Koleksi Kendaraan 4 Bakal Calon Presiden 2024, Punya Siapa yang Termahal?
Kontributor : Alan Aliarcham
Berita Terkait
-
Waduh, Api Abadi Mrapen yang Pernah Nyalakan Obor Asian Games Kini Padam
-
Siswa SD Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Rocky Gerung: Ada yang Salah Kebijakan Pemerintah
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Mudik Gratis Pemprov Jateng untuk Lebaran 2026 Segera Dibuka, Catat Tanggalnya!
-
Rocky Gerung Bongkar Demokrasi Penuh Pencitraan, Singgung Kultus Individu dan Dinasti
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?
-
Wamenko Otto Hasibuan Sebut Korporasi Kini Jadi Subjek Hukum Pidana, Dunia Usaha Wajib Adaptasi
-
Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Kena OTT KPK, Modus 'Main' Restitusi PPN Kebun Terbongkar
-
Terungkap! Abraham Samad Akui Diajak Menhan Sjafrie Bertemu Prabowo di Kertanegara
-
Kala Pramono Tawarkan Bantuan Armada Sampah untuk Tangsel ke Andra Soni
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon