Suara.com - Beredar kabar bahwa Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Kang Emil) dan keluarga sudah ikhlas dengan hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz, atau Eril yang hanyut di Sungai Aare, Bern, Swiss.
Lebih lanjut, Kang emil beserta keluarga juga dikabarkan meminta melaksanakan salat gaib begitu mereka sampai di Indonesia.
Sebelumnya, Kang Emil juga sempat berada di Sungai Aare untuk mencari Eril dan berikut 4 perjuangannya yang berhasil Suara.com rangkum.
1. Menyusuri Sungai Sampai Malam
Baru-baru ini sebuah rekaman berdurasi 4 menit 38 detik soal kesaksian seseorang terkait Ridwan Kamil dan istri dalam pencarian sang anak beredar di kalangan wartawan.
Pada rekaman itu, terdengar suara perempuan yang mengabarkan kondisi Ridwan Kamil dan sang istri, Atalia Praratya dalam pencairan Eril.
Perempuan itu mengungkapkan selama mendampingi Ridwan Kamil dan Atalia, dirinya menyaksikan ketabahan dan keikhlasan dari keluarga menyikapi musibah tersebut.
Ia melihat seorang ibu yang sangat tawakal dan berserah dengan ikhtiar yang luar biasa secara fisik, mental, serta doa. Atalia ikut menyusuri sungai seharian sampai malam gelap.
Bahkan, saat banyak pihak yang melemparkan sentimen negatif atas kejadian itu, baik Kang Emil maupun istri tetap kompak dan tidak saling menyalahkan.
Baca Juga: Kumandangkan Azan di Sungai Aare Swiss, Ketegaran Ridwan Kamil Dibanjiri Doa
Lalu, perempuan itu menuturkan jika Ridwan Kamil meminta rombongan berkumpul di depan halaman KBRI untuk menceritakan bagaimana perasaan dan harapannya.
Di momen yang sama, Kang Emil memeluk sang istri dan anak perempuannya, Zara.
2. Berdiri di Tepi Sungai Lihat Pencarian Eril
Sebelumnya, melalui akun Instagram@nyinyir_update_official pada Selasa (31/5/2022), beredar video Ridwan Kamil ikut mencari sang anak yang sudah hampir satu minggu masih belum bisa ditemukan.
Dalam video tersebut, Kang Emil memang tak langsung terjun ke sungai untuk ikut mengevakuasi, namun ia berada di pinggiran sungai melihat tim yang mencari anaknya.
Meski tak tampak wajahnya dan direkam diam-diam dari belakang, video Ridwan Kamil itu bikin banyak warganet turut prihatin.
Berita Terkait
-
Kumandangkan Azan di Sungai Aare Swiss, Ketegaran Ridwan Kamil Dibanjiri Doa
-
KBRI Bern: Pencarian Eril Rambah Area Engehalde dan Kerahkan Anjing Pelacak
-
Ridwan Kamil dan Keluarga Pulang ke Indonesia Tanpa Emmeril Kahn Mumtadz, Netizen Beri Peringatan Ini!
-
Hari Ini Pencarian Tubuh Eril Dilanjutkan Setelah Ridwan Kamil dan Atalia Balik ke Indonesia
-
Momen Ridwan Kamil Kumandangkan Azan di Tepi Sungai Aare, Sempat Turun ke Air Cari Sang Anak
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo Tekankan Adaptivitas Siswa Sekolah Rakyat Hadapi Perubahan Zaman
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
PDIP Sarankan Beberapa Langkah untuk Respons Merosotnya IHSG dan Mundurnya Pejabat BEI-OJK
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?