Suara.com - Banyak warga berkumpul di Gedung Pakuan Bandung untuk menunggu jenazah Eril atau Emmeril Kahn Mumtadz. Jasad Eril akan disemayamkan semalaman di Gedung Pakuan Bandung.
Jasad Eril diperkirakan sampai Bandung Minggu malam. Sementara sampai di Indonesia pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan pantauan di lapangan yang dikutip dari AyoIndonesia (Jaringan Suara.com), hingga siang ini warga berbondong-bondong memadati Gedung Pakuan untuk bertakziah ataupun sekedar menuliskan doa di ruang Ekspresi.
Terlihat antrian warga yang ingin masuk di Gerbang Pakuan karena diberlakukan pembatasan jumlah bagi warga yang ingin masuk ke lokasi.
Karangan bunga dari berbagai instansi maupun individu nampak memenuhi halaman Gedung Pakuan.
Bobby, salah satu warga yang datang langsung dari Jakarta mengaku sengaja jauh-jauh datang ke Bandung guna mengetahui kondisi terkini lokasi tempat kedatangan jenazah Eril.
"Saya dari Jakarta sengaja ke Bandung, ingin mengetahui kondisi gedung pakuan tempat jenazah Eril akan datang hari ini. Lihat pemberitaannya yang begitu rame kita jadi penasaran untuk datang ke sini," ujar Bobby, saat ditemui, Minggu, 12 Juni 2022.
Dalam kesempatan itu, ia juga menuliskan doa di ruang ekspresi bersama ibu dan istrinya dalam kertas berwarna kuning untuk ditempelkan di dinding bersama ribuan kertas lainnya.
"Kepada almarhum, semoga diberikan kelancaran, dan bisa dimakamkan pada Senin pagi, tidak ada halangan lancar. Dan Insya Allah khusnul khotimah," ujarnya.
Sementara itu, Rini warga asal Cimahi beserta keluarganya mengaku turut merasakan kehilangan dan berbelasungkawa atas kepergian Almarhum Eril yang hari ini dijadwalkan datang di Gedung Pakuan pukul 20.00 WIB.
"Mudah mudahan pak gub sekeluarga tabah. Pengennya ikut juga besok ke pemakaman. Saya selalu doakan yang terbaik saja," ujarnya.
Informasi terkini, jenazah Eril akan tiba di Gedung Pakuan sekitar pukul 20.00 WIB. Almarhum akan dimakamkan di Cimaung, Kabupaten Bandung pada Senin, 13 Juni 2022. (Antara)
Berita Terkait
-
Psywar Arkhan Fikri, Tegaskan Arema FC Datang ke Bandung untuk Bungkam Persib
-
Pelatih Arema FC Siapkan Cara Redam Persib di GBLA
-
Marcos Santos Waspadai Rekor Sempurna Persib di GBLA, Arema FC Tetap Bidik Kemenangan
-
Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah
-
Surplus Striker Persib Bandung, Bojan Hodak Pusing Tentukan Penyerang Lawan Arema FC
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla
-
Muhammadiyah Gandeng BPJS Ketenagakerjaan: Dosen Muda Bisa Dapat Akses Rumah hingga Pelatihan Kerja
-
Istri dan 2 Anak Bandar Narkoba Koko Erwin Tiba di Bareskrim, Terjerat Kasus Pencucian Uang
-
Dari Banner ke Influencer: Cara Baru Industri Rokok Menjangkau Anak Jadi Target Pasar
-
Periksa Saksi, KPK Bongkar Modus Surat Pernyataan Jadi Alat Pemerasan Bupati Tulungagung
-
KPK Cegah 2 Tersangka Baru dalam Korupsi Kuota Haji Bepergian ke Luar Negeri
-
Saiful Mujani Soroti Dugaan Nepotisme di Era Prabowo: Penunjukan Keponakan hingga Adik Jadi Sorotan
-
Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
-
Pakistan Lagi, Kenapa Indonesia Bukan Pilihan Iran untuk Perundingan Kedua dengan AS?
-
Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK