Suara.com - Pandemi Covid-19 awalnya sempat dianggap beralih fase menjadi endemi karena tingkat penurunannya cukup signifikan. Bahkan, masyarakat pun mulai melakukan aktivitas normal.
Pemerintah juga sempat melonggarkan aturan terkait protokol kesehatan yakni dengan memperbolehkan masyarakat tidak menggunakan masker di beberapa tempat. Namun, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 baru saja mengumumkan kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali meningkat. Berikut fakta-fakta kasus Covid-19 naik lagi.
1. Kasus bertambah hingga 500 orang pada Juni 2022
Pada hari Rabu tanggal 1 Juni 2022, kasus bertambah hingga 551 orang. Angka tersebut berperan dalam bertambahnya kasus positif Covid yang saat ini mencapai 6.060.448 orang.
Pada hari Minggu tanggal 12 Juni 2022, sebanyak 2 orang meningal dunia sehingga saat ini terdapat 156.543 jiwa meninggal dunia.
2. Indonesia di bawah standar aman WHO
Indonesia saat ini sedang berada pada positiviy rate mencapai 1,62 persen yang berarti masih di bawah standar aman WHO yakni 5 persen. Angka tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 45.779 spesimen dari 33.919 orang yang diperiksa per tanggal 12 Juni 2022.
3. Penambahan kasus mencapai hampir 100%
Jumlah penambahan 500 kasus ini berbanding terbalik dengan penurunan hari sebelunya yakn 627 kasus yang merupakan penambahan kasus tertinggi dalam 7 pekan terahir. Persentase tersebut yakni dapat diperkirakan Indonesia mengalami kenaikan hingga 92%.
Baca Juga: Pandemi COVID-19 Membaik, Kapan Monas Dibuka Lagi untuk Wisatawan?
4. DKI penyumbang kasus aktif terbanyak
DKI Jakarta menyumbang sekitar 2000 kasus yang lebih tinggi dari Jawa Barat yakni 797 kasus Kenaikan kasus tersebut menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin adalah karena adanya varian baru yang masuk ke Indonesia yakni Omnicorn BA 4 dan BA 5.
“Nah, untuk informasi teman-teman itu memang sudah ditemukan di Indonesia kemarin di Bali sudah ada 4 orang yang terkena BA.4 dan BA.5. Kita sekarang sudah monitor karena memang ini bisa menghindari imunitas vaksin, penyebarannya juga cepat sama seperti varian Omicron," jelas Budi.
Demikian 4 fakta terkait kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia. Kenaikan kasus yang mencapai sekitar 92 persen ini tentu harus dijadikan perhatian. Kenaikan kasus tertinggi yakni ada di Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Oleh karena itu, pemerintah terus menghimbau masyarakat untuk melakukan vaksinas Covid-19.
Berita Terkait
-
Pandemi COVID-19 Membaik, Kapan Monas Dibuka Lagi untuk Wisatawan?
-
Omicron BA.4 dan BA.5 Terdeteksi di Indonesia, Tingkat Hospitalisasi dan Kematian Lebih Rendah?
-
Mengenal Lebih Dekat Polemik Asian Hate Selama Pandemi Covid-19 di Amerika
-
Terungkap Biang Kerok Kasus Covid-19 di Indonesia Naik Lagi, Ini 3 Penyebabnya
-
Subvarian Omicron BA.4 Dan BA.5 Ditemukan di Bali, Kadinkes : Jangan Panik
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
Terkini
-
MA Lepas Tangan, Hakim Korup PN Depok Tak akan Dibela, Bantuan Hukum Ditolak Mentah-mentah
-
Geger Data BPJS-PBI Februari 2026, Menkeu: Jangan Bikin Kejutan yang Merugikan
-
Mensos Pastikan Pasien PBI JK Nonaktif Dijamin 3 Bulan: Siapapun Pasien Itu, RS Tak Boleh Menolak
-
Eks Wamen Noel Sebut Praktik Pemerasan Sertifikat K3 Sudah Ada Sejak 2012, Siapa Dalangnya?
-
Dasco Angkat Bicara Soal 2 persen Publik Tak Puas Kinerja Prabowo: Ini Penting!
-
Kemensos Temukan Puluhan Juta Warga Miskin Belum Terlindungi PBI JKN
-
Kecewanya Ketua MA Sunarto Pimpinan PN Depok Kena OTT KPK, Padahal Tunjangan Hakim Baru Naik
-
Sidang Korupsi Kemenaker: Noel Sebut Partai Politik 'Tiga Huruf' Terlibat Kasus Pemerasan K3
-
Banyak Media Terhimpit PHK, Menko PM Janjikan Ada Distribusi Iklan Merata
-
Ironi Kenaikan Tunjangan, Ketua MA Kecewa Berat Pimpinan PN Depok Terjaring OTT KPK