Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Jakarta dalam beberapa waktu belakangan ini. Dia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati.
Data empat pekan terakhir (16 Mei sampai 12 Juni 2022) yang dihimpun Dinas Kesehatan Jakarta menyebutkan pada pekan pertama jumlahnya 616 kasus, meningkat menjadi 782 kasus, kemudian 1.165 kasus, dan kemudian 1.940 kasus.
Riza menyebut salah satu sumber peningkatan kasus yaitu kemunculan subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5. "Tapi itu tidak membahayakan seperti Delta," kata dia untuk menenangkan warganya.
Riza mengajak masyarakat tetap waspada dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19.
"Sekalipun tidak membahayakan seperti Delta tapi tetep hati-hati dan waspada," kata dia.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengemukakan dinamika kemunculan varian Covid-19 yang sulit dikendalikan perlu direspons masyarakat dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
"Mengingat dinamika varian (Covid-19) yang cukup sulit untuk dikendalikan kemunculannya, maka kita dapat menangkalnya dengan proteksi yang lebih baik. Tidak hanya 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) saja yang sudah kita biasakan selama dua tahun terakhir," kata Wiku dalam laporan Antara.
Wiku mengatakan PHBS secara keseluruhan telah terbukti efektif mencegah penyakit menular, termasuk Covid-19. Terdapat 12 perilaku dasar untuk hidup bersih dan sehat yang perlu terus dipertahankan meski pandemi Covid-19 telah usai.
Baca Juga: PKL dan Parkir Liar Membludak di Tebet Eco Park, Wagub DKI Janji Segera Atasi
Pertama, mencuci tangan saat sebelum dan setelah menyiapkan dan hendak makan, setelah bersin atau batuk, setelah menyentuh permukaan benda yang sebelumnya disentuh orang lain, sebelum dan setelah merawat orang yang sakit, termasuk menyentuh luka, setelah menggunakan toilet, setelah memegang atau memberi makan hewan, setelah menyentuh tempat sampah.
"Mencuci tangan yang tepat setidaknya selama 20 detik dengan sabun dan air mengalir, mencakup mengusap dan menggosok seluruh bagian tangan," katanya.
PHBS kedua, kata Wiku, adalah mengenakan masker saat merasa tidak enak badan atau sakit, saat berada di antara kerumunan, saat berada di ruang tertutup atau sirkulasi udara yang minim.
Ketiga, tidak menyentuh wajah saat tangan tidak dalam keadaan bersih. "Studi Centers for Disease Control (CDC) menemukan bahwa setidaknya sebanyak 23 kali seseorang memegang wajahnya per jam dan 44 persen di antaranya menyentuh bagian mata, hidung, dan mulut," katanya.
Padahal nyatanya, bakteri, virus maupun mikroorganisme yang ada di tangan dapat dengan mudah masuk melalui saluran terbuka, kata Wiku menambahkan.
PHBS keempat, tidak keluar rumah saat merasa sakit. Baiknya mengisolasi sampai merasa atau benar-benar sembuh.
Berita Terkait
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Riza Patria Soroti Perjalanan Politik Prabowo dan Pesannya bagi Para Taipan
-
Riza Patria Klaim Kunjungan Luar Negeri Prabowo Perkuat Posisi Global Indonesia
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya