Suara.com - Umat Islam di seluruh dunia khususnya di Indonesia tengah berbahagia, pasalnya sebentar lagi sebagian dari mereka akan menunaikan ibadah haji 2022 di Tanah Suci. Bagi umat Islam yang ingin cepat berangkat haji, Anda bisa mencoba haji plus. Berapa biaya haji plus 2022?
Jemaah haji dari Indonesia mendapatkan kuota sebanyak 100.051 orang dari pemerintah Arab Saudi. Namun dari sebagian jemaah calon haji memiliki keinginan untuk mengikuti haji plus atau dikenal dengan ONH Plus, simak biaya haji plus 2022 berikut.
Haji plus menjadi solusi yang efektif bagi jemaah yang berkeinginan untuk segera berangkat haji, karena waktu tunggu yang lebih cepat dibandingkan dengan haji reguler yang mencapai hingga belasan. Dengan ONH plus hanya perlu menunggu sekitar 1 hingga 3 tahun atau bahkan lebih cepat.
Selain itu, fasilitas yang akan diterima jemaah haji plus tentunya berbeda dengan haji reguler. Lantas berapa biaya haji plus 2022? Simak ulasannya berikut.
Biaya Haji Plus 2022
Jemaah calon haji yang memilih menggunakan jalur ONH plus harus merogoh kocek yang lebih mahal untuk menikmati sejumlah fasilitas dan waktu tunggu yang relatif singkat.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari beberapa sumber, biaya haji plus 2022 terbaru berada pada kisaran 11.000 dolar AS sampai dengan 22.000 dolar AS atau sekitar Rp 155,8 juta hingga Rp 311,7 juta per orang.
Besaran biaya itu sudah termasuk tiket pesawat PP, visa haji, biaya suntik meningitis, manasik haji, transportasi selama berada di tanah suci, penggunaan jasa tour guide, air zamzam 5 liter, asuransi perjalanan, hingga biaya makan selama haji.
Sebagai informasi, jika haji reguler diselenggarakan oleh pemerintah haji plus diselenggaran oleh pihak swasta. Seperti travel agent atau yang biasa disebut Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
Baca Juga: Sejarah Gelar Haji di Indonesia, Ternyata Ada Campur Tangan Belanda
Haji plus memiliki sejumlah kelebihan bagi jemaah calon haji dibandingkan dengan haji reguler. Beberapa kelebihannya antara lain yaitu:
1. Waktu keberangkatan lebih cepat
2. Lokasi penginapan ONH plus jauh lebih dekat, dibandingkan dengan haji reguler yang berjarak sekitar 1-3 km dari Masjidil Haram
3. Mendapatkan fasilitas penginapan yang lebih banyak
4. Kebutuhan akomodasi dan konsumsi jemaah haji plus semua ditanggung oleh pihak penyelenggara. Sementara, jemaah reguler ditanggung pribadi
Tag
Berita Terkait
-
Sejarah Gelar Haji di Indonesia, Ternyata Ada Campur Tangan Belanda
-
5 Penyakit yang Sering Dialami Jemaah Haji, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
-
Fakta Unik Pulau Rubiah, Tempat Karantina Jemaah Haji Pertama di Masa Kolonial
-
Waspada Cuaca Panas, Ini Cara Mencegah Dehidrasi Bagi Jemaah Haji di Arab Saudi
-
Penting Buat Jemaah Haji! Ini Aturan Pelonggaran Prokes Covid-19 di Arab Saudi: dari Masker Sampai Vaksin
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi