Suara.com - Puluhan rumah diterjang angin kencang di Nagan Raya, Aceh. Kebanyakan rumah rusak di bagian atap.
Sekretaris Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya Said Nazaruddin mengatakan ada satu sekolah yang rusak juga.
"Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," kata Said Nazaruddin.
Ada pun satu sekolah yang terdampak angin kencang tersebut yaitu SDN Kuta Blang, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya.
Di sekolah tersebut sebanyak dua ruang belajar rusak parah, akibat bagian atap dan plafon rusak sehingga tidak bisa digunakan untuk aktivitas belajar mengajar.
Selain itu, kata Said Nazaruddin, sebanyak 10 rumah warga di Nagan Raya, Aceh juga rusak di bagian atap diantaranya berlokasi di Desa Puloe Ie, Kecamatan Kuala Pesisir.
Kemudian di Desa Blang Seumot, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya juga menyebabkan satu unit rumah warga mengalami rusak ringan, termasuk di Desa Kuta Padang, Kecamatan Suka Makmue.
Terjangan angin kencang juga menyebabkan empat rumah di Kecamatan Kuala, Nagan Raya, mengalami rusak ringan seperti di Desa Simpang Peut dua unit, Blang Muko serta Desa Lawa Batu masing-masing satu unit.
Sedangkan di Desa Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, angin juga merusak satu rumah warga di daerah tersebut.
Baca Juga: Kacau! Guru SD Di Aceh Jadi Buronan Polisi Gegara Cabuli Murid Sendiri
Said Nazaruddin juga menambahkan musibah tersebut terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang, sehingga menyebabkan kerusakan terhadap rumah masyarakat dan satu unit sekolah di Nagan Raya.
"Sejauh ini pemerintah daerah masih terus berupaya melakukan pembersihan di lokasi, dan mendata kerusakan akibat bencana alam ini," kata Said Nazaruddin. (Antara)
Berita Terkait
-
Napoleon dari Tanah Rencong: Saat Sejarah Aceh Menjadi Nyata dalam Novel Akmal Nasery Basral
-
Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan Pasca-Banjir Aceh
-
Luka dari Meurawoe: Membaca Aceh Pasca-DOM dalam Bayang Suram Pelangi
-
Akses Terputus, Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Desak Pembangunan Jembatan Darurat
-
Kaposwil Safrizal ZA: Pemulihan Aceh Pasca Bencana Alami Kemajuan dan Perkembangan Dinamis
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
WNI di Jerman Tewas Ditusuk Tetangga
-
Selat Hormuz Diblokade Iran, AS Mulai Incar Selat Malaka? Kapal Perang Trump Lintasi Perairan RI
-
Tragis! Terpengaruh Narkoba dan Dendam, Pemuda di Tangerang Habisi Nyawa Ibu Tiri dengan Palu
-
Teror Penembakan Supermarket Kyiv, 6 orang Tewas Termasuk Anak-anak
-
KemenPPPA Sorot Tuntutan Sempurna pada Perempuan: Sulit Seimbangkan Karier dan Kehidupan Pribadi
-
Mengapa Penangkapan Saja Tak Efektif, Pakar IPB Ungkap Tiga Strategi Kendalikan Ikan Sapu-Sapu
-
Jemaah Haji RI di Madinah Dijamin Makan Enak: 23 Dapur Siap Sajikan Menu Indonesia 3 Kali Sehari
-
Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa
-
Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah
-
Dua Negara Timur Tengah Bakal Lawan Timnas Indonesia yang Lagi TC di ASEAN, Kapan Laga Digelar?