Suara.com - Seorang wanita di Tambora, Jakarta Barat, tega menculik anak tetangganya sendiri. Korban kemudian dibawa pelaku ke Madura, Jawa Timur.
Ibu Korban, Zahra mengatakan kejadian itu berawal ketika tentangganya berinisial S datang ke rumahnya untuk meminjam anaknya. Saat itu, Zahra sedang tidak ada di rumah lantaran sedang bekerja.
“Pelaku ke rumah, bilang sama nenek saya katanya mau pinjem N, buat diajak main ke kamarnya. Alasannya karena kesepian,” katanya, di Polsek Tambora, Senin (18/7/2022).
Neneknya pun, kata Zahra, tidak mengizinkan jika N dipinjam untuk keluar rumah. Namun saat itu rumah korban yang juga merupakan warung sedang ada pembeli sehingga neneknya melayani pembeli tersebut.
Saat itu, S langsung membawa N yang sedang berada di kamar.
“Abis itu langsung dia bawa ke rumahnya, pas nenek saya ngelayanin orang,” ungkap Zahra.
Setelah ia pulang kerja sekitar pukul 20.00 WIB, Zahra pun mencari anaknya karena tidak berada di kamar. Setelahnya, neneknya pun memberi tahu jika N dibawa oleh S.
Zahra pun langsung kerumah S, namun yang ia dapati, pintu S terkunci. Kondisi rumah juga gelap.
Zahra pun, pulang ke rumah. Ia masih berfikiran positif, mungkin saja anaknya bersama S sedang tidur di dalam. Zahra pun pulang kembali ke rumah untuk berberes rumah.
Baca Juga: Aksi Dramatis Penangkapan Polisi Gadungan Pelaku Penculikan Anak di Sunter
“Ditungguin sampe jam 12 kok enggak dateng-dateng. Kata temennya, suaminya mau berangkat ke Madura, mau pulang. Takutnya dia dipaksa ikut ke Madura. Gak taunya bener aja ke Madura,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Karyawan Cuci Steam di Sunter Nyaris Diseruduk Mobil Ronny Sang Penculik Anak dan Polisi Gadungan
-
Aksi Dramatis Penangkapan Polisi Gadungan Pelaku Penculikan Anak di Sunter
-
2 Anak Diculik di Kota Makassar, Dijadikan Jaminan Mendapatkan Uang Agen Bank
-
Sempat Diduga Penculikan, Anak yang Menangis di Toba itu Ternyata Bersama Ayahnya
-
Niat Kerjai Bocah Naik Mobilnya, Pria Ini Diingatkan Netizen Soal Penculikan Anak
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional