Suara.com - Arak-arakan biasanya diadakan dengan maksud selebrasi sekaligus sebagai hiburan untuk warga setempat. Namun bagaimana jika arak-arakan yang diadakan malah menjadi pemicu terjadinya kerusuhan?
Sayangnya peristiwa semacam ini bukan sekali-dua kali terjadi, termasuk kericuhan yang terlihat pada video unggahan akun Instagram @borobudur_media tersebut. Bahkan kerusuhan yang terjadi begitu besar sampai ada warga yang rela kembali ke lokasi semata demi memukulkan helm yang baru diambilnya.
Melansir kolom caption, kericuhan arak-arakan ini terjadi di Pusakanegara, Kabupaten Subang, Jawa Barat. "Kericuhan arak-arakan Putra Surti Muda Live Desa Gempol Pusakanagara," terang @borobudur_media, dikutip Suara.com pada Selasa (19/7/2022).
Tidak ada penjelasan mengenai penyebab kerusuhan yang terjadi. Hanya terlihat beberapa pria dewasa terlibat dalam konflik fisik tersebut.
Bahkan seorang wanita sempat terseret masuk ke tengah-tengah arena kerusuhan, diduga karena ia ingin melerai suaminya yang ikut memukul serta dipukuli di sana.
Namun bukan cuma itu yang menjadi sorotan publik. Pasalnya keberadaan seorang pria dengan mikrofonnya lebih mencuri perhatian akibat kata-kata yang disampaikannya.
Bagaimana tidak? Sebab pria itu malah terdengar memprovokasi kerusuhan sembari mengungkap rasa marah diduga akibat menjadi korban pemukulan juga.
"Pukul, pukul itu! Hei!" ucap pria berjaket cokelat itu berkali-kali. Ia terlihat menunjuk ke arah beberapa orang yang tampak bertikai, bahkan terus berkomentar ketika pusat kerusuhan sudah bergeser ke sisi area yang lain.
Namun bukan cuma si komentator, publik juga dibuat takjub dengan pedagang yang terus berjajar di sekitar tempat acara, tetap berjualan meskipun sedang terjadi kerusuhan di dekat mereka.
Baca Juga: Pengantin Pria Lempar Mahar Uang Rp 100 Juta ke Istrinya, Bikin Warganet Emosi
Peristiwa yang terekam di video ini pun menjadi sorotan banyak pihak. Selain tidak habis pikir dengan MC yang malah memprovokasi kerusuhan, warganet menduga insiden tersebut terjadi akibat penonton arak-arakan yang meminum minuman keras.
"Yang bawa mic promotor tinju kayaknya," celetuk warganet.
"Pastii mabok," kata warganet lain.
"Entah gw salah dengar atau emang si mc nya ngomporin buat 'pukul... pukul!'?" komentar warganet, dibuat salah fokus dengan yang disampaikan MC tersebut.
"Biar dikata apasih ribut-ribut gitu?" ujar warganet.
"Fokus gerobak jualan santuy.. dimana ada kerusuhan jualan laris manis," imbuh warganet lain.
Berita Terkait
-
Warung Es Kelapa Muda Dengan Nama yang Unik
-
Permudah Konsumen, MC Texstyle Memaksimalkan Seluruh Platform Digital
-
Video Viral Yang menampilkan Seorang Kurir Menyebrangi Sungai ketika Mengantarkan Paket
-
Video Viral Jembatan Desa di Riau Rusak Parah Bikin Syok Publik: Benar-benar Uji Nyali
-
Aksi Heroik Ibu Muda Kembalikan Sampah ke Mobil Alphard: Kena Mental yang Buang
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah