Suara.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM akan memeriksa kembali ajudan dan asisten rumah tangga (ART) Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pada Senin (1/8/2022) siang nanti.
Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara menyebut ajudan Ferdy Sambo yang diperiksa merupakan sosok yang tidak hadir pada agenda pemeriksaan Selasa (26/7/2022) pekan kemarin.
"Besok siang (hari ini), ajudan dan asisten rumah tangga FS (Ferdy Sambo) diperiksa," kata Beka kepada wartawan, Minggu (31/7/2022).
Pada Selasa (26/7/2022) lalu, enam ajudan atau aide-de-camp (ADC), Ferdy Sambo telah lebih dahulu diperiksa oleh Komnas HAM. Lima ajudan datang sekitar pukul 09.50 WIB disusul Bharada E alias Richard Eliezer yang baru tiba sekitar pukul 13.25 WIB.
Pada pemeriksaan kali itu, keenam ajudan Ferdy Sambo didalami pengetahuannya dalam peristiwa penembakan. Terungkap sesaat sebelum peristiwa penembakan mereka bersama Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat masih sempat tertawa pada sebuah momen yang santai.
Momen itu juga mematahkan spekulasi yang menyebut Brigadir J tewas bukan di Jakarta.
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam ketika itu menyebut pihaknya masih merencanakan untuk memeriksa satu ajudan Ferdy Sambo lainnya yang tak hadir.
"Yang belum datang akan kami mintai keterangan," kata Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, kepada wartawan di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/7/2022).
Baca Juga: Lemkapi: Ferdy Sambo Tak Lagi Jabat Kasatgasus Polri, Tak Bisa Intervensi Kasus Brigadir J
Berita Terkait
-
Lemkapi: Ferdy Sambo Tak Lagi Jabat Kasatgasus Polri, Tak Bisa Intervensi Kasus Brigadir J
-
Lemkapi: Ferdy Sambo Sudah Tidak Lagi Menjabat Kepala Satuan Tugas Khusus
-
Komnas HAM Ungkap Alasan Kertas Dilipat di Konpers Kasus Brigadir J, Publik Ngaku Tak Percaya dan Singgung Kasus KM 50
-
IPW Menyarankan Kapolri untuk Memberikan Sanksi Tegas kepada Ferdy Sambo
-
Ungkap Kematian Brigadir J Disebut Sangat Mudah, Mantan Kabareskrim Susno Duadji Beri Petunjuk Ini
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
Terkini
-
Tahan Banting dan Tetap Laris: Ini 6 Mobil Bekas yang Harganya Awet dan Susah Turun
-
Krisis Otomotif Paksa Volkswagen Sulap Pabrik Mobil Jadi Fasilitas Militer
-
Jangan Asal Taruh! Ini Jarak Ideal Kulkas dari Dinding agar Kompresor Tidak Cepat Rusak
-
Jangan Asal Viral! Peringatan Keras Komdigi untuk Para Kreator Konten di Era AI
-
Kortastipidkor Temukan Sejumlah Masalah Kopdes Merah Putih, Transparansi Pengadaan Dinilai Minim
-
Rektor Unhas: Tuntaskan Pengeboman Ikan
-
Rupiah Paling Berotot se-Asia Hari Ini, Ditutup ke Level Rp17.511
-
Cerai Berujung Bayar Rp28 Triliun, Bos Game Korea Serahkan 35 Persen Saham ke Mantan Istri
-
Ada 3 Bakteri Patogen di Menu MBG Karo, Dokter Bedah Sebut Bisa Picu Komplikasi Berat pada Siswa
-
TV Layar Besar Makin Diminati, Sharp Gabungkan Teknologi dan Layanan Premium