Suara.com - Komisi III DPR mengundang Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu, 24 Agustus 2022, untuk meminta penjelasan, antara lain mengenai kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yosua dan isu bisnis judi dengan sandi konsorsium 303.
"Kita akan panggil kapolri ya, itu aja. Insyaallah hari Rabu depan," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J. Mahesa, Jumat (19/8/2022).
Desmond menyatakan untuk menyikapi perkembangan kasus pembunuhan Brigadir Yosua harus hati-hati.
"Kita hati-hati mensikapimya ya, kalau benar kita tuntut Kapolri menjelaskan, kalau nggak bener gimana?" katanya.
Mengenai isu bisnis judi dengan sandi konsorsium 303, Desmond tidak mau berspekulasi.
"Benar atau tidaknya kan belum jelas, masa yang belum jelas harus saya komentarin," kata dia.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo juga tidak berkomentar soal itu.
"Timsus saat ini fokus pembuktian pasal yang sudah diterapkan adalah Pasal 340 Subsider Pasal 338 Juncto Pasal 55 dan 56 fokus di situ," kata Dedi, Kamis (18/8/2022).
Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto menyatakan perkembangan terbaru kasus pembunuhan Brigadir Yosua akan disampaikan siang ini.
Baca Juga: Polisi Segera Beberkan Hasil Pemeriksaan Istri Irjen Ferdy Sambo
Tim Inspektorat Khusus juga akan menyampaikan hasil pemeriksaan terhadap personil Polri yang diduga melanggar kode etik dalam kasus pembunuhan Yosua.
Berita Terkait
-
RPI Optimistis Jenderal Sigit Wujudkan Transformasi Budaya Polri di Tahun 2026, Ini Alasannya
-
Sekolah di Aceh Tamiang Ditargetkan Bisa Beroperasi 5 Januari 2026
-
Warga Patuh Tanpa Kembang Api, Kapolri: Doa Bersama Dominasi Malam Tahun Baru
-
Museum dan Rumah Singgah Marsinah Resmi Mulai Dibangun di Nganjuk
-
Menggugat Indeks Kepercayaan Polri di Akhir Tahun, Publik Bertanya: Bagaimana di Lapangan?
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek