Suara.com - Perdana Menteri Inggris yang baru saja resmi dilantik Liz Truss disebut telah melakukan pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan menerima undangan untuk berkunjung ke negara di wilayah Eropa Timur itu.
Sang PM juga dikabarkan telah menegaskan dukungannya untuk Ukraina dalam perang dengan Rusia yang hingga kini masih berlanjut.
Pembicaraan itu merupakan yang pertama kalinya dilakukan Truss dengan kalangan pemimpin dunia setelah ia resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris yang baru.
"Perdana Menteri mengatakan beliau ingin segera bekerja dengan Presiden dalam pekan-pekan dan bulan mendatang serta dengan menerima dengan senang hati undangan Presiden Zelensky untuk segera berkunjung ke Ukraina," kata kantor Truss pada Selasa (6/9).
Inggris selama ini merupakan salah satu negara yang telah secara terbuka menyampaikan dukungannya untuk Ukraina setelah Rusia memulai invasi pada bulan Februari lalu. Negara itu juga telah mengirim hampir 7.000 senjata anti tank, ratusan peluru kendali, dan kendaraan tempur lapis baja. Tidak hanya itu, Inggris juga tururt melatih para tentara Ukraina.
"Perdana Menteri berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada petang ini untuk menekankan dukungan yang teguh dari Kerajaan Inggris bagi kebebasan dan demokrasi Ukraina," kata kantor tersebut.
Kedua pemimpin negara juga dikatakan menggunakan kesempatan tersebut untuk mendiskusikan upaya Rusia untuk menjadikan sumber daya energi sebagai senjata. Seperti diketahui, krisis energi kini tengah melanda dunia yang menyebabkan naiknya harga berbagai komoditas.
Truss resmi menggantikan Boris Johnson sebagai PM Inggris setelah dilantik pada Selasa waktu setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang
-
Satu Abad NU, Gus Yahya: Persatuan Menguat Usai Dinamika yang Hebat
-
Menhan Ungkap Pertemuan Prabowo dan Tokoh Oposisi: Apa yang Dibahas?
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung