Suara.com - Ratu Elizabeth II, pemimpin monarki Inggris terlama menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis (8/9/2022) karena masalah kesehatan. Hal ini menyimpan duka bagi masyarakat Britania Raya.
Selama hidupnya, Ratu Elizabeth II memiliki perjalanan hidup panjang. Mulai dari naik takhta di usia muda hingga meninggal dunia usai puluhan tahun memimpin Britania Raya.
Nah, berikut selengkapnya, perjalanan panjang Ratu Elizabeth II yang berhasil Suara.com rangkum.
Naik Takhta
Ratu Elizabeth II didampingi oleh suaminya, Pangeran Philip naik takhta pada 6 Februari 1952 menjadi ratu Inggris setelah ayahnya, George VI, meninggal karena kanker paru-paru.
Penobatannya sebagai ratu digelar pada 2 Juni 1952 dalam upacara akbar di Westminster Abbey. Saat itu, ia memulai tur Persemakmuran, mengunjungi tempat-tempat seperti Australia, Bermuda dan Gibraltar.
Adapun tiga juta orang Inggris berkumpul di sepanjang jalan untuk bersorak saat Ratu Elizabeth II menuju Istana Buckingham setelah upacara.
Melansir Time, upacara penobatan Ratu Elizabeth II adalah yang pertama disiarkan langsung di TV. Hal itu merupakan ide Philip untuk menyiarkan acara tersebut.
Tur ke Luar Negeri
Baca Juga: Penguasa Inggris Tutup Usia, Ini Riwayat Kesehatan Ratu Elizabeth II Hingga Menjelang Wafat
Pada tahun 1970, selama tur kerajaan di Australia dan Selandia Baru, Ratu Elizabeth II memutuskan untuk menyapa para penggemarnya di jalanan alih-alih melambai kepada mereka dari area yang dijaga.
Saat ini dikenal sebagai "walkabout", yang menurut History.com, adalah langkah "melawan tradisi kerajaan selama berabad-abad" tetapi sekarang telah menjadi norma bagi keluarga kerajaan.
Ratu Elizabeth II juga menjadi tuan rumah bagi para pemimpin dunia yang tak terhitung jumlahnya. Selama masa pemerintahannya, dia bertemu dengan setiap presiden AS yang menjabat kecuali Lyndon B. Johnson.
Pada hari Selasa (2/11/2004), Ratu Elizabeth II bertemu Presiden Jerman Horst Koehler di Berlin, Jerman. Pertemuan ini penting bagi kedua negara mengingat saat itu Inggris belum dapat melupakan kekejaman Nazi di masa lalu.
Ratu Elizabeth II berharap pertemuannya dengan Presiden Jerman kala itu dapat memperbaiki hubungan kedua negara yang kurang harmonis sejak Perang Dunia II.
Rayakan 25 Tahun Di Atas Takhta
Tag
Berita Terkait
-
Penguasa Inggris Tutup Usia, Ini Riwayat Kesehatan Ratu Elizabeth II Hingga Menjelang Wafat
-
The Best 5 Oto: Ratu Elizabeth II Mangkat Tinggalkan Kenangan Land Rover, Suspensi Rolls-Royce Spectre, Motor Konversi
-
Pelangi Muncul di Atas Istana Buckingham Tepat Sebelum Kematian Ratu Elizabeth II
-
Beranda Google Tampil Beda, Tandai Meninggalnya Ratu Elizabeth II
-
Ratu Elizabeth II Meninggal, Chef Juna Bagikan Pengalaman Pernah Bertemu
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat