Suara.com - Wafatnya Ratu Elizabeth II menjadi pukulan berat bagi keluarga Kerajaan Inggris. Pemegang takhta selama 70 tahun ini menghabiskan waktu terakhirnya sampau meninggal dunia di Istana Balmoral, atau sering disebut Balmoral Castle.
Istana Balmoral memiliki sejarah penting di peradaban Inggris. Istana yang terletak di Skotlandia itu menjadi salah satu tempat favorit Ratu Elizabeth II untuk berlibur atau sekadar menikmati waktu bersama keluarga.
Tak hanya itu, di setiap akhir setiap musim panas, Ratu Elizabeth melakukan ziarah tahunannya ke utara Skotlandia untuk liburan selama beberapa minggu di sana.
Letak Istana Balmoral cukup strategis dengan pengamanan yang ketat untuk melindungi para keluarga Kerajaan dari serangan eksternal. Istana yang identik dengan desain khas tahun 1800-an ini selesai dibangun pada tahun 1856.
Kastil Balmoral bakal diwariskan kepada Pangeran Charles yang saat ini bergelar Raja Charles III.
Keberadaan Istana Balmoral sendiri memiliki tempat spesial di hati masing-masing keluarga Kerajaan Inggris. Pasalnya, di Istana Balmoral-lah setiap anggota kerajaan bisa menikmati hari tanpa publikasi dari media ataupun paparazi, serta menikmati setiap detiknya seolah sebagai rakyat biasa.
Dalam sejarah, Balmoral sudah ada sejak pemerintahan Ratu Victoria menjadi tempat singgah Keluarga kerajaan Inggris sejak 1852, di mana kala itu istana masih berbentuk bangunan biasa.
Bangunan asli Balmoral ini awalnya dibeli dari keluarga Farquharson, yaitu Pangeran Albert yang merupakan suami Ratu Victoria.
Keluarga Kerajaan Inggris yang begitu banyak dan para pelayannya membuat Pangeran Albert merasa bangunan ini harus diperbesar, sehingga renovasi besar-besaran dilakukan demi membangun istana yang begitu megah demi menampung semua anggota Kerajaan Inggris.
Baca Juga: Ratu Elizabeth II Meninggal, Kapan Penobatan Pangeran Charles sebagai Raja?
Bangunan Istana Balmoral yang baru pun selesai dibangun pada 1856. Sementara bangunan lama masih ada untuk tetap bisa digunakan oleh anggota kerajaan hingga beberapa waktu, sampai akhirnya ikut dibangun.
Istana Balmoral dirancang oleh arsitek handal William Smith dari Aberdeen. Selama proses pembangunan, Pangeran Albert mengawasi langsung untuk memastikan bangunan Balmoral berdiri kokoh.
Saat itu Balmoral dibeli oleh Pangeran Albert dan bukan merupakan warisan kerajaan secara hukum. Alhasil, Istana Balmoral masih tercatat menjadi properti milik sendiri dari keluarga kerajaan, bukan menjadi bagian dari Lahan Resmi Keluarga Kerajaan.
Istana ini merupakan salah satu contoh bangunan yang menggunakan arsitektur baronial Skotlandia dan diklasifikasikan oleh Historic Environment Scotland sebagai bangunan kategori A. Sekarang, Istana Balmoral seluas 50.000 hektar ini memiliki total 150 bangunan.
Dalam sejarah kerajaan, Balmoral pernah menjadi tujuan bulan madu Pangeran Charles dan Putri Diana.
Kontributor : Dea Nabila
Tag
Berita Terkait
-
Ratu Elizabeth II Meninggal, Kapan Penobatan Pangeran Charles sebagai Raja?
-
Pangeran Charles Jadi Raja Baru untuk 14 Anggota Persemakmuran
-
Penjelasan Tentang London Bridge Is Down, Saat Kerajaan Inggris Berduka karena Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia
-
Ratu Elizabeth II Mangkat, Tidak Semua Publik Dunia Berduka: Ada Juga yang Bergembira, Kok Bisa?
-
Bank Sentral Inggris Pastikan Uang Kertas Bergambar Ratu Elizabeth II Tetap Berlaku
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah