Suara.com - Anggota DPR Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan memastikan tetap menjagokan Puan Maharnai untuk Pilpres 2024. Trimedya juga tidak mempersoalkan sentimen negatif yang didapat Puan karena pasang wajah cemberut saat membagikan kaos ke pendukung.
"Nggak, kita nggak ada merasa, kita mendukung Mba Puan dengan hati, dengan idealisme, jadi nggak ada berat bagi kita," kata Trimedya di Kompleks Parlemen Senayan dikutip Kamis (29/9/2022).
Trimedya mengatakan tidak ada satu orang pun yang tidak pernah melakukan kesalahan. Karena itu ia menganggap wajar apa yang dialami Puan.
"Mbak Puan kan juga manusia, mungkin ada kelelahan, mungkin juga itu apa tim yang ambil kaosnya lama," kata Trimedya.
Hanya saja, kata Trimedya, permasalahan itu bertambah besar ketika yang menjadi subjeknya ialah Puan. Padahal ihwal melempar kaos kepada warga, menurut dia hal itu biasa dilakukan, bahkan sekelas Presiden Jokowi sekalipun.
"Kalau soal lempar kan Pak Jokowi juga lempar kaos, kok giliran Mba Puan yang melempar itu jadi masalah," ujar Puan.
Sementara itu terkait wajah cemberut Puan, Trimedya menilai hal itu mungkin terjadi karena faktor kelelahan. Ia mengaku sepanjang sepengetahuannya, Puan selalu memberikan senyum dalam kunjungan ke daerah.
"Mba Puan ini kan nggak boleh ada celah dikit, kalau yang lain-lain kan calon lain ada celah enggak apa-apa. Dan ketiga itu tidak ada maksud apa-apa dengan sikap seperti itu," ujarnya.
Puan Kena Sindir
Video Puan Maharani yang tengah membagi-bagikan kaos ke warga viral di media sosial. Pasalnya wajah dari Ketua DPP PDI Perjuangan itu disebut cemberut.
Atas ekspresi yang ditampilkan oleh Puan, berbagai pihak mulai merespons videonya, salah satunya dari pengamat media sosial Rudi S Kamri.
Melalui kanal YouTubenya, Kanal Anak Bangsa Rudi S Kamri menyebut bahwa tindakan Puan Maharani saat membagikan kaos cukup membuatnya kaget.
"Tertegun saya melihat video yang barusan, ini apa dan siapa ternyata ini adalah Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang digadang-gadang oleh kelompoknya menjadi capres," ujar Rudi S Kamri pada video yang tayang Selasa (27/9/2022).
"Coba mari kita diskusikan mimiknya, apakah ini yang dikatakan hasil polesan dewan kolonel yang ada di DPR RI hasilnya menurut anda wangi tidak, kalau menurut saya sengak," imbuhnya.
Menurut Rudi, Puan biasanya mudah tersentum, ekspresi Puan yang sedang viral disebut Ridwan S Kamri kemungkinan terjadi karena berbagai hal.
Berita Terkait
-
Dewan Kolonel Bela Puan Pasang Muka Cemberut: Pak Jokowi juga Lempar Kaos, Kok Giliran Mbak Puan jadi Masalah
-
Puan Viral Cemberut, Pengamat: Senyum Itu Bagian dari Sedekah dalam Islam
-
Johanis Tanak Terpilih Jadi Ketua KPK Baru. Ini Profil Lengkapnya
-
Terpopuler: Aksi Romantis Witan Sulaeman dan Istri Rayakan Kemenangan Timnas, Heboh Anggaran DPRD Kota Bekasi
-
Heboh Aksi Pemuda Cari Prestasi Besar Puan Maharani di Laman Web, Netizen: Google Aja Gak Bisa Nemu
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
-
12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta
-
Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah
-
Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
-
Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan