Karenanya, ada catatan kritis dan lebih progresif itulah, Effendi sendiri khawatir gaya Ketua DPR sekaligus calon terkuat capres dari PDIP, Puan Maharani, akan dinilai mirip dengan Jokowi.
"Nah gaya ibu Puan ini juga saya khawatirkan ya, nanti dianggap persis sama dengan Pak Jokowi misalnya," terang Effendi.
Effendi juga membeberkan gaya komunikasi dan berbicara presiden-presiden sebelumnya.
Seperti Megawati yang dinilai memiliki gaya berbicaranya lebih mendekati ibu-ibu yang spontan sebagai ibu bangsa.
Adapula gaya bicara SBY sangat sistematis dengan mimik yang tampak pintar serta keren. Sementara itu, Jokowi berbicara lepas seperti rakyat biasa.
"Sekarang jangan-jangan menurut saya yang ingin dilihat dari masyarakat khususnya pemilih muda dan secara umum itu adalah mereka yang punya integritas, tampil meyakinkan. Jangan-jangan juga berbicaranya termasuk lebih sistematis dan terlihat pintar," ujarnya.
Sebagai informasi, CSIS mendata ada pergeseran kriteria pemimpin oleh para pemilih muda dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya.
Pemilih muda lebih menyoroti calon pemimpin yang memiliki integritas, tidak korupsi dan tak lagi sebatas soal 'merakyat'.
Baca Juga: Nggak Main-main, Presiden Jokowi Sebut Kondisi Perekonomian Tahun Depan Masih Gelap
Tag
Berita Terkait
-
Nggak Main-main, Presiden Jokowi Sebut Kondisi Perekonomian Tahun Depan Masih Gelap
-
Dear Bu Puan, Begini Cara Menanam Padi yang Benar Ala Wong Cilik Sesungguhnya
-
Survei: Usung Puan Maharani Bikin Suara PDIP Ambles, Jika Pilih Ganjar Elektabilitas Naik
-
Tawa Erick Thohir saat Namanya Kerap Masuk Survei Capres: Kalau Tidak Ada Parpolnya Ya Percuma
-
Cak Imin: Isi Pemilu 2024 dengan Politik Berkualitas, Jangan Mengulang Lima Tahun Lalu
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia
-
Ojol Desak Prabowo Terbitkan Perpres, Tuntut Skema Bagi Hasil 90:10 di May Day
-
Mojtaba Khamenei Bersumpah Pertahankan Nuklir Iran
-
Mojtaba Khamenei Muncul, Deklarasikan Kemenangan Atas AS Serta Penguasaan Penuh Jalur Selat Hormuz
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo