Suara.com - Media sosial heboh dengan kemunculan foto yang menggambarkan produk mi instan, yang pada kemasannya bertuliskan Mi Goreng Ganja Khas Aceh. Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, mengatakan bahwa foto tersebut hoaks.
“Foto tersebut tidak benar dan diedit oleh orang yang tak bertanggungjawab,” kata Kombes Pol Winardy, saat dikonfirmasi, Kamis (17/2/2022).
Menurut Winardy, berdasarkan hasil penelusuran di Google Image ditemukan gambar aslinya, Indomie Mi Instan Mi Goreng Aceh dalam https://javanesetaste.com/indomie-instant-noodle-mi-goreng-aceh-90-gram-1-pcs/. Winardy memastikan bahwa gambar itu adalah gambar hasil editan atau hoaks.
Pada gambar asli, tidak ada gambar tangan yang sedang memegang mi, sedangkan gambar editan (hoaks) memperlihatkan gambar tangan yang sedang memegang mi.
Bila diperhatikan lebih seksama, gambar asli bertuliskan Mi Goreng Aceh, sedangkan gambar editan bertuliskan Mi Goreng Ganja. Pada gambar aslinya tertulis Mi Instan, dan kemudian diedit menjadi Mi Herbal.
“Gambar 4 bungkus mi yang berjejer di atas rak adalah hasil copy paste dari gambar editan (hoaks),” jelasnya
Berita Terkait
-
Berkunjung ke Indonesia, Para Pemeran "F4 Thailand: Boys Over Flowers" Dibuat Cinta Oleh Mi Instan
-
Mantan Pedagang Ungkap Rahasia Mi Instan di Warmindo Terasa Lebih Nikmat, Ada Resep Khusus?
-
Anak Ungkap Kondisi Terkini Charly Van Houten, Pakai Kolor Cuma Makan Mi Instan
-
Lokal Abis! Main Tebak Kata, Hendery WayV Justru Sebut Merek Mi Instan Indonesia
-
Trik Sehat Masak Mi Instan Goreng ala Ade Rai, Bisa Dicoba Oleh Pejuang Diet
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek