Kesaksian pilu Vera Simanjuntak kekasih Brigadir J
Sama halnya seperti adik Brigadir J, kekasih Brigadir J Vera Maretha Simanjuntak juga tidak bisa membendung air matanya pada saat ia menceritakan hubungan asmaranya dengan almarhum yang kini sudah tidak berada disisinya.
Diketahui, Vera Maretha Simanjuntak sudah menjalani hubungan dengan Brigadir J selama delapan tahun.
Berdasarkan keterangan dari kekasih Brigadir J, ia menerima pesan yang berisikan permintaan maaf pada tanggal 19 Juni 2022. Namun, ia tidak tahu alasan Brigadir J mengirim permohonan pesan tersebut.
Tidak hanya itu, kekasih Brigadir J juga menceritakan bahwa Brigadir J, pada tanggal 21 Juni 2022. Ia melakukan Video Call dengan kekasihnya tengah malam, Brigadir J diketahui curhat dengan kekasihnya tersebut, dan menjelaskan bahwa dirinya ada masalah dengan satu ajudan bernama Daden pada 2019.
Meskipun demikian, Vera mengaku tidak menerima penjelasan lebih lanjut tentang hal tersebut. Air mata pun terus mengalir saat Vera menceritakan tentang Brigadir J.
Momen emosional masih terus terjadi pada saat sidang tersebut, terlebih saat ibunya, Rosti Simanjuntak, ibunda Brigadir J tidak kuasa menahan rasa pedihnya atas kepergian anaknya yang tewas menjadi korban pembunuhan berencana.
Tangisannya pecah, terlebih pada saat menceritakan tentang sosok Brigadir J sebagai anak ketika diperiksa sebagai saksi dalam persidangan perkara dugaan pembunuhan Brigadir J.
Namun, ayah Brigadir J terus menenangkan sang istri dari isak tangisnya. Rosti pun tetap melanjutkan cerita anaknya dan kepribadian anaknya tersebut.
Baca Juga: Usai Ekseskusi Yosua, Ferdy Sambo Merokok di Garasi Duren Tiga
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Usai Ekseskusi Yosua, Ferdy Sambo Merokok di Garasi Duren Tiga
-
Febri Diansyah Bantah Kamaruddin yang Sebut Putri Candrawathi Ikut Tembak Brigadir J
-
Bharada E Vs Febri Diansyah Soal Putri Candrawathi Korban Kekerasan Seksual
-
Peran-peran Mengejutkan Putri Candrawathi yang Diungkap di Persidangan
-
Makin Panas! Kini Kuasa Hukum Bantah Putri Candrawarthi Ikut Tembak Brigadir J: Informasi Tidak Jelas
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas