Suara.com - Beredar kabar bahwa terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Ferdy Sambo memberikan wasiat sebelum meninggal dunia,
Informasi tersebut disebarkan oleh akun bernama 'Lensa Update' pada 30 Oktober 2022 di laman jejaring media sosial Facebook.
Unggahan tersebut berupa video yang thumbnail menampilkan potret sejumlah anggota TNI menggotong peti mati dan juga membawa foto mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo.
Begini narasi yang tersebar dan diunggah oleh akun tersebut.
"BIKIN N4NGIS SEMUA OR4NG ! INI WASI4T T3R4KHIR F3RDI SAMBO SEBELUM M3N1N99AL DUN1A"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, klaim soal wasiat yang diberikan oleh Ferdy Sambo sebelum meninggal adalah salah. Faktanya, judul dan isi klip dari unggahan video tersebut tidak sesuai.
Potongan video dalam unggahan tersebut berasal dari tayangan kanal YouTube KOMPAS TV berjudul "Sesalkan Perbuatannya, Ferdy Sambo Minta Maaf ke Keluarga Yosua".
Baca Juga: Hakim Cecar Saksi Susi PRT Sambo, 'Cerita Saudara Tidak Masuk Akal'
Isi video tersebut pun tidak ada kaitannya dengan wasiat terakhir Ferdy Sambo, melainkan soal permintaan maaf sang jenderal untuk pertama kalinya kepada keluarga Brigadir J usai menjalani pemeriksaan Kejagung.
Adapun foto thumbnail mengenai potret TNI tersebut merupakan hasil suntingan. Foto asli berasal dari artikel Kompas.com ketika mengantar jenazah almarhum Presiden ke-3 Republik Indonesia BJ Habibie pada Kamis (12/09/2019) lalu.
Selain itu, Ferdy Sambo saat ini masih menjalankan persidangannya terkait kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J dan belum dijatuhi vonis hukuman.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka kabar yang diunggah terkait klaim Ferdy Sambo tinggalkan wasiat sebelum meninggal dunia adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk ke dalam kategori hoaks.
Berita Terkait
-
Hakim Cecar Saksi Susi PRT Sambo, 'Cerita Saudara Tidak Masuk Akal'
-
Ibu Brigadir J ke Putri Candrawathi: Hati Nurani Ibu Sudah Mati, Segeralah Sadar
-
Putri Candrawathi Diminta Buka Masker di Sidang, Permintaan Ayah Brigadir J Dikabulkan Hakim
-
Sebut Putri Candrawathi Bagai Potifar, Ibu Brigadir J: Pulihkan Anakku Dari Fitnah
-
Ferdy Sambo Ngaku Salah di Hadapan Orangtua Brigadir J: Saya Bertanggung Jawab
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
Kejari Sleman Resmi Hentikan Perkara Hogi Minaya, Suami yang Bela Istri dari Jambret
-
Usai Diperiksa KPK, Gus Yaqut Bantah Beri Kuota Haji Khusus ke Maktour
-
Tak Ditemukan Unsur Pidana, Polisi Resmi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah!
-
Motif Asmara, Polres Metro Bekasi Bekuk Penculik Anak di Bus di Bandung
-
Fakta Baru Kasus Ibu Dibunuh Anak karena Tak Diberi Uang Rp39 Juta di Mataram, Pelaku Positif THC
-
Tanggapi Isu Reshuffle hingga Peleburan Kementerian, Mensesneg Bilang Begini
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Menteri Siti Nurbaya, Terkait Penyidikan Tata Kelola Sawit
-
Mensesneg Baru Terima Surat Resmi dari DPR: Adies Kadir ke MK, Thomas Djiwandono ke BI
-
Pesawat TNI AL Bonanza G36 Crash Landing di Juanda, Awak Selamat dan Hanya Alami Kerusakan Ringan
-
Apa Kata Pemerintah Soal Drama Bursa? Mensesneg Ungkap Pelajaran dari Mundurnya Iman Rachman